counter

Hakim Larang Liga Spanyol Mogok

Madrid (ANTARA News) - Seorang hakim Spanyol mengeluarkan putusan pada Rabu yang melarang Asosiasi Liga Sepak Bola Spanyol (LFP) untuk melakukan mogok main akhir minggu ini berkaitan dengan protes mereka tentang hak penyiaran.

Hakim itu mengabulkan gugatan yang diajukan oleh enam klub divisi utama yang menentang rencana mogok itu.

Hakim kota Madrid yang bernama Purificacion Pujol itu mengeluarkan putusan yang "menunda ... kesepakatan yang telah dicapai oleh LFP pada 11 Februari. Dengan demikian, kalender resmi dari divisi utama dan divisi dua liga Spanyol tidak bisa diubah," kata hakim wanita tersebut itu dalam sebuah putusan, demikian AFP melaporkan.

Hakim Pujol pada Selasa mendengarkan pernyataan-pernyataan dari pihak-pihak terkait, antara lain wakil LFP dan wakil keenam klub yang menentang mogok tersebut.

Pihak LFP mengatakan bahwa mereka "menghargai putusan" hakim tersebut, tetapi mereka tetap pada "tuntutan semula terhadap pemerintah"

Asosiasi itu sebelumnya mengumumkan pada 11 Februari tentang keputusan mereka untuk mogok bertanding pada tanggal 2-3 April untuk memprotes aturan yang telah berlaku sejak lama tentang satu pertandingan divisi utama setiap akhir minggu yang harus disiarkan secara gratis di televisi.

Negosiasi-negosiasi telah melibatkan para pimpinan politik untuk menemukan solusi, tetapi LFP tetap bersikukuh pada keputusan mereka minggu lalu.

Namun klub Espanyol, Barcelona, Villarreal, Zaragoza, Athletic Bilbao, Real Sociedad dan Sevilla kemudian mengambil langkah hukum untuk mencegah pemogokan tersebut.

Klub-klub itu menggambarkan aksi mogok yang direncanakan itu sebagai "suatu tindakan yang tidak proporsional dan terlalu dini yang bertentangan dengan kepentingan klub, kompetesi dan para fans, dan selain itu melanggar hukum".

Direktur dan wakil ketua klub Sevilla, Jose Maria Cruz, pada Selasa lalu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil presiden LFP, demikian sebagaimana diumumkan oleh asosiasi itu tanpa memberi alasan dibalik keputusan itu.

Undang-undang Spanyol tahun 1997 memperbolehkan satu pertandingan divisi utama setiap akhir minggu untuk disiarkan secara gratis di televisi, tanpa harus melalui televisi berbayar atau televisi kabel.

Media Spanyol mengatakan bahwa LFP dapat menikmati tambahan pemasukan sebesar 150 juta euro jika undang-undang itu dicabut.

Pemogokan itu bisa berarti bahwa musim pertandingan liga Spanyol terpaksa diperpanjang sampai 11-12 Juni, yang seharusnya pada 21-22 Mei.

Seorang pengacara dari keenam klub itu, Juan de Dios Crespo, mengatakan pada Selasa bahwa jika hakim Pujol mengabulkan tuntutan mereka maka itu berarti klub-klub lain berkewajiban secara hukum untuk mematuhi jadwal pertandingan mereka atau, jika tidak, menghadapi sangsi. (OKS/I015/K004)

Timnas U-19 Latihan Jelang Lawan Espanyol

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar