yang bersangkutan ditarik tanpa ada penggantinya karena masih dalam proses
Bekasi (ANTARA News) - Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Marsekal Madya TNI Rio Mendung Thalieb ditarik ke Mabes TNI sejak 11 April dan penggantinya masih dalam proses.

Nama Rio Mendung disorot media massa karena kaitan dirinya sebagai Komisaris PT Sarwahita Global Management. Petinggi lain di perusahaan itu di antaranya tersangka penggelapan dana nasabah Citibank, Malinda Dee.

"Rio Mendung sudah mengajukan Masa Persiapan Pensiun (MPP) pada Februari 2011," kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono usai penandatangan prasasti "Seroja" di Bekasi Utara, Kamis.

Para calon penggantinya masih dalam proses seleksi antara lain di tingkat Dewan Kepangkatan dan Jabatan di Mabes TNI, katanya.

Namun, lanjut Panglima TNI, yang bersangkutan sudah ditarik Mabes TNI sejak 11 April 2011. "Karena itu, yang bersangkutan ditarik tanpa ada penggantinya karena masih dalam proses," ujar Agus Suhartono.

Marsdya TNI Rio Mendung Thalieb mengakui sejak Oktober 2010 menjadi Komisaris di PT Sarwahita Global Management.

Rio Mendung membantah menerima dana dari PT Sarwahita."Saya tidak menerima apapun dari organisasi (PT Sarwahita) itu," katanya.

Menurut Rio, dirinya tidak mengurusi hal-hal teknis mengenai jalannya roda perusahaan. Rio juga membantah menyetor dana Rp2 miliar untuk bisa menjabat posisi komisaris.

"Saya tidak ikut berkecimpung selain pemikiran. Praktiknya tidak, itu urusan mereka. Saya murni pemikiran," ujar Jenderal Bintang Tiga TNI Angkatan Udara tersebut.
(R018/D011)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011