Binda Kalteng fasilitasi vaksinasi 1.073 pelajar Kotawaringin Timur

Binda Kalteng fasilitasi vaksinasi 1.073 pelajar Kotawaringin Timur

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur Umar Kaderi memantau vaksinasi di SMPN 1 Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (27/11/2021). ANTARA/HO-Pemkab Kotim

Total 1.073 pelajar dan 41 masyarakat berhasil divaksin pada hari ini di SMPN 1 Mentaya Hilir Selatan, dari target awal 1.000 jiwa .
Sampit (ANTARA) - Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Tengah kembali menggelar vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan menyasar pelajar di luar pusat kota yakni di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

"Total 1.073 pelajar dan 41 masyarakat berhasil divaksin pada hari ini di SMPN 1 Mentaya Hilir Selatan, dari target awal 1.000 jiwa. Sesuai arahan Presiden RI, kami akan terus melakukan vaksinasi hingga mencapai target 70 persen," Kepala BIN Daerah Kalteng, Brigjen TNI Sinyo dalam keterangannya diterima di Sampit, Minggu.

Sesuai keputusan pemerintah, anak berusia minimal 13 tahun juga menjadi target vaksinasi COVID-19. Secara khusus, Binda Kalimantan Tengah membantu mengoptimalkan vaksinasi dengan sasaran pelajar di provinsi ini, termasuk di Kotawaringin Timur.

Baca juga: BIN vaksinasi COVID-19 anak berkebutuhan khusus di Palanga Raya

Kali ini vaksinasi dilaksanakan di SMPN 1 Mentaya Hilir Selatan. Meski menargetkan kalangan pelajar, namun petugas tetap melayani puluhan warga yang ingin mengikuti vaksinasi pada kesempatan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan jajaran Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur itu disambut antusias pelajar, pihak sekolah dan masyarakat.

Panitia tetap menjalan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Peserta juga sangat tertib mengikuti arahan panitia selama kegiatan berlangsung.

Selain untuk mencegah penularan COVID-19, langkah ini juga untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka agar berjalan dengan aman tanpa muncul klaster baru penularan COVID-19.

Sinyo mengatakan, antusias pelajar mengikuti vaksinasi COVID-19 tersebut menjadi gambaran yang sangat positif. Kebersamaan ini diharapkan dapat mewujudkan percepatan terbentuknya 'herd immunity' atau kekebalan kelompok sehingga mata rantai penularan COVID-19 bisa diputus.

Secara khusus, dia berharap target yang ditetapkan pemerintah yaitu capaian vaksinasi 70 persen di Kalimantan Tengah maupun secara nasional pada akhir Desember nanti, bisa tercapai sesuai harapan.

Baca juga: BIN DIY vaksinasi disabilitas di Kulon Progo dari rumah ke rumah

Sinyo mengingatkan pelajar yang sudah mendapatkan vaksin tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Penularan tetap berpotensi terjadi jika masyarakat tidak menjalankan protokol kesehatan, meski potensinya lebih kecil dibanding terhadap mereka yang belum menjalani vaksinasi.

“Kami dari BIN Daerah Kalteng menargetkan vaksinasi massal pada bisa mencapai 13.600 jiwa. Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi sehingga sampai hari ini capaiannya sudah mencapai sekitar 14.000 jiwa atau melebihi target,” kata Sinyo.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, capaian vaksinasi di provinsi ini hingga 26 November 2021 baru 62,28 persen untuk dosis I dan 36,36 persen untuk dosis II. Sementara khusus di Kotim, capaian vaksinasi dosis I mencapai 56,83 persen, sedangkan dosis II baru 27,71 persen.

"Dengan demikian masih cukup banyak warga Kalteng yang belum divaksin, terutama di wilayah pedalaman dan itu menjadi sasaran BIN melalui vaksinasi door to door," ujar Sinyo.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur Umar Kaderi turut hadir memantau vaksinasi COVID-19 yang difasilitasi Binda Kalimantan Tengah. Dia mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Binda Kalimantan Tengah dalam percepatan dan optimalisasi vaksinasi COVID-19 di Kotawaringin Timur.

"Vaksinasi yang dilaksanakan ini tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam optimalisasi vaksinasi, khususnya di kalangan pelajar. Mudah-mudahan dengan semakin banyak pelajar yang divaksin maka potensi penularan COVID-19 semakin kecil sehingga pembelajaran tatap muka bisa berlangsung aman," demikian Umar Kaderi.

Beberapa pelajar juga menyampaikan apresiasi atas digelarnya vaksinasi COVID-19 tersebut. Mereka berterima kasih karena mendapat kesempatan mengikuti vaksinasi meski sekolah mereka berada jauh dari pusat kota. Vaksinasi akan membuat mereka merasa lebih aman dalam mengikuti pembelajaran tatap muka.

Pewarta: Muhammad Yusuf/ Norjani
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar