Kadin DKI dan Pemprov DKI bermitra hadapi pandemi COVID-19

Kadin DKI dan Pemprov DKI bermitra hadapi pandemi COVID-19

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi beserta jajaran pengurus merayakan HUT ke-54 yang juga diisi dengan kegiatan donor darah pada Rabu (1/12/2021). (ANTARA/ Ganet Dirgantoro)

Saya berharap di tengah pandemi COVID-19 saat ini, pelaku usaha bisa segera bangkit. Kehadiran Pemprov DKI Jakarta sebagai mitra sangat diperlukan
Jakarta (ANTARA) - Kadin DKI Jakarta bermitra Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi pandemi COVID-19 terutama untuk memudahkan para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitasnya.

"Saya berharap di tengah pandemi COVID-19 saat ini, pelaku usaha bisa segera bangkit. Kehadiran Pemprov DKI Jakarta sebagai mitra sangat diperlukan," kata Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, pada peringatan milad ke-54 Kadin DKI Jakarta, di Jakarta, Rabu.

Selama 54 tahun perjalanannya, Kadin DKI Jakarta konsisten memposisikan diri sebagai wahana komunikasi antara dunia usaha dengan pemerintah dalam rangka memaksimalkan keterlibatan dunia usaha pada pembangunan ekonomi daerah.

Menurut Diana Dewi, Kadin DKI Jakarta sejak lahir dinilai, memiliki hubungan historis dengan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. 

Atas prakarsa Gubenur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin, pada 30 November 1967, kata dia, digelar musyawarah pembentukan KADIN DKI Jakarta, di Wisma Benjamin, Jalan Iskandarsyah No. 35, Kebayoran Baru, Jakarta.

"Karena itu, di tengah pandemi saat ini, Kadin DKI selalu berkolaborasi dengan Pemporv DKI dalam upaya menanggulang dampak yang ditimbulkan terutama bagi sektor usaha," katanya.

Sebagai orang nomor satu di Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi menyatakan, menikmati dinamika itu dengan penuh tanggungjawab.

“Jadi, dalam menjalankan organisasi hingga saat ini kendala yang saya hadapi hampir dipastikan tidak ada yang berarti berkat kolaborasi dengan pemerintah,” ujar Diana Dewi yang juga CEO PT Suri Nusantara Jaya.

Baca juga: Kadin-Iwapi DKI bertekad pulihkan ekonomi Jakarta

Menyikapi keputusan Pemprov DKI Jakarta soal UMP 2022 Kadin DKI Jakarta, ia menilai, perhitungan yang dilakukan sudah sesuai. Kondisi saat ini memang tidak mudah bagi semua, termasuk para pengusaha.

“Kondisi ini apabila dipaksakan saya khawatir akan terjadi tarik-menarik kepentingan yang pada akhirnya akan menimbulkan kerugian di satu pihak. 

Kemampuan para pengusaha saat ini tidaklah bisa disamaratakan antara satu dengan yang lainnya,” ungkap Diana Dewi, seraya berharap para pengusaha juga dapat berkomunikasi secara intens dengan karyawannya tentang kemampuan perusahaan.

Seperti diketahui UMP DKI 2022 ditetapkan sebesar Rp 4.453.935, naik Rp 37.749 atau 0,85 persen dibandingkan 2021.

Terakhir, Diana Dewi menyerukan, kepada segenap pengurus bahwa visi Kadin DKI Jakarta yakni "Kuat Berbasis Kebersamaan dan Manfaat" bukan hanya sekadar jagron belaka.

“Saya tidak dapat sendiri, namun dengan bersinergi antara pengurus Kadin DKI Jakarta dan anggota maka visi ini bukan hanya sekedar jargon belaka. Untuk itu saya berharap ada sinergi antar para pengusaha dalam mengembangkan Kadin DKI Jakarta,” pungkasnya.

Dalam menyambut Milad ke 54 ini, Kadin DKI Jakarta juga menyelenggarakan kegiatan donor darah bertempat di kantor Jalan Majapahit Jakarta Pusat yang diikuti anggotanya.

"Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk bakti sosial untuk kemanusiaan," tutup Diana Dewi.

Baca juga: Wagub Riza dukung Kadin DKI bangkitkan UMKM
Baca juga: Kadin DKI: Pengusaha utamakan kesejahteraan karyawan terkait UMP

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Apindo dan Kadin sebut Anies Baswedan langgar regulasi pengupahan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar