Atlet breakdance Indonesia bersaing di Kejuaraan Dunia 2021

Atlet breakdance Indonesia bersaing di Kejuaraan Dunia 2021

(Ki-ka) Nur Oktavian, Hanafi, dan Dwi Cindy Desyana menjadi wakil Indonesia yang turun dalam WDSF World Breaking Championship di Paris, Prancis, Sabtu (4/12/2021). Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman melepas mereka di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11/2021). ANTARA/Muhammad Ramdan/am.

---kami semua sudah berlatih dan bakal melakukan semaksimal dan sebaik mungkin
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak tiga atlet breakdance terbaik Indonesia bakal melakoni persaingan ketat dalam Kejuaran Dunia World Dance Sport Federation atau WDSF World Breaking Championship 2021 di di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis, Sabtu waktu setempat.

Mereka adalah Dwi Cindy Desyana yang turun pada kategori B-Girls serta Hanafi dan Nur Oktavian yang turun pada kategori B-Boys. Ketiganya akan bersaing dengan atlet terbaik dari lebih 50 negara.

Ketiga atlet Indonesia akan lebih dulu menjalani babak kualifikasi pada masing-masing untuk kategori. Jika berhasil melewati fase ini, mereka bakal melaju ke final yang bergulir pukul 20:00 waktu setempat.

Baca juga: Indonesia kirim tiga atlet Dancesport ke Kejuaran Dunia 2021 di Paris

WDSF World Breaking Championship 2021 akan disiarkan secara langsung di Prancis melalui france.tv, jaringan radio Le Mouv', dan secara global di Olympics.com.

Dwi Cindy Desyana akan bersaing dengan sejumlah nama besar pada kategori B-Girls seperti Vanessa (Portugal), 0Sunny (Amerika Serikat), Jilou (Jerman), dan Ami (Jepang), dan Vavi (FDSARR/Federasi yang menaungi atlet dancesport Rusia).

Sementara Hanafi dan Nur Oktavian akan adu kemampuan melawan Vicious Victor (Amerika Serikat), Hatsolo (Finlandia), Phil Wizard (Kanada), Kid Karam dan Sunni (Inggris Raya).

Mengingat persaingan yang cukup ketat, Indonesia tak muluk soal target. Cindy yang merupakan peraih medali emas pada SEA Games Filipina 2019 bakal menjadikan ajang ini untuk menimba pengalaman.

Baca juga: Breakdancing akan dipertandingkan di Olimpiade Paris 2024

Pun demikian dengan Hanafi. "Jujur saya, untuk menang itu sangat susah. Tapi kami semua sudah berlatih dan bakal melakukan semaksimal dan sebaik mungkin," ujarnya kepada Antara, sebelum bertolak ke Paris, beberapa waktu lalu.

Pengurus Pusat Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (PP IODI) mengirim tiga atlet ke kejuaraan dunia sebagai langkah uji coba setelah sebelumnya melakukan seleksi nasional (seleknas).

Harapannya, atlet Indonesia dapat melihat persaingan dancesport di level dunia sekaligus sebagai persiapan Indonesia menuju Olimpiade Paris 2024.

Seperti diketahui, breakdance merupakan salah satu cabang olahraga baru bersama selancar, skateboard, dan sport climbing yang dilombakan pada Olimpiade Paris.

Dalam pesta olahraga terbesar di dunia tersebut, kompetisi breakdance terdiri atas dua nomor yakni B-Boys dan B-Girls. Masing-masing nomor menyediakan 16 slot.

Baca juga: KONI Pusat lantik dan kukuhkan kepengurusan PP IODI 2021-2025

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KONI lantik PP IODI dan lepas 3 atlet ke WDSF di Paris

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar