Jayapura (ANTARA News) - Hujan deras mengguyur sebagian wilayah Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat pagi dan menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air.

Hujan deras yang dsertai angin ini terjadi di sejumlah distrik, yakni di Jayapura utara, selatan, dan Abepura, Kota Jayapura.

"Banyak genangan air di bebarapa ruas jalan. Selain itu, juga banyak ditemukan sampah plastik akibat luapan dari saluran pembuangan yang tersumbat," kata Riko Abigael, warga Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara.

Sementara hujan deras yang terjadi pada pagi hari juga menghambat aktifitas persekolahan sejumlah pelajar.

Hal itu terlihat dari banyaknya para pelajar yang hingga pukul 08.00 wita masih berada di beberapa emperan gedung perkantoran, pertokoan dan halte-halte perhentian angkutan umum untuk berteduh.

Theresia, salah seorang pelajar mengatakan, belum bisa beranjak menuju sekolah karena hujan deras masih mengguyur.

"Ya, mo gimana lagi mas, kalau dipaksakan saya akan basah kuyup, jadi biarlah resiko terlambat sekolah akan saya jalani," ujarnya.

Wartawan ANTARA di Jayapura melaporkan, hujan deras ini terjadi sekitar pukul 05.00 wita dan hingga pukul 08.00 Wita masih berlangsung.

Selain itu, menurut Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG wilayah V Jayapura, Sudaryono, gelombang laut dengan tinggi maksimum empat meter berpeluang terjadi di perairan selatan Papua (Laut Arafuru).

Dia mengakui topografi Papua yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik, serta arah angin dari laut Filipina, menjadi salah satu penyebab perubahan cuaca seperti pembentukan awan dan hujan yang begitu cepat di Papua, namun BMKG selalu memberitahukan kepada warga setiap ada perubahan cuaca.

"BMKG selalu memberitahukan tentang perkembangan cuaca untuk peringatan kepada warga, seperti melalui media massa, radio pantai, TNI Angkatan Laut dan administrator pelabuhan," katanya.

(KR-ALX/S026).

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011