BP3 Jambi Rancang Miniatur Benteng "Anna"

Mukomuko, Bengkulu (ANTARA News) - Balai pelestarian peninggalan purbakala Provinsi Jambi akan merancang sekaligus membuat meniatur benteng "Fort van Anna" menyusul belum ditemukan gambar asli benteng peninggal Inggris di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu itu.

"Balai telah meneliti bagian dan serpihan benteng "Anna" namun belum ditemukan bentuk asli, tetapi balai akan mencoba membuat miniatur," kata Dinas Pemuda dan Olah Raga, kebudayaan, Pariwisata Kabupaten Mukomuko Ramdani di Mukomuko, Senin.

Ia mengatakan, pencarian di sejumlah musium yang terebar di Indonesia sudah di lakukan tetapi belum menemukan hasil, bahkan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi juga belum mendapatkan gambar benteng.

Agar peninggalan sejarah di daerah itu tetap bertahan, pihak BP3 Jambi mengarahkan supaya pembangunan benteng "Anna" dibuat dalam bentuk miniatur berpedoman dengan entuk asli benteng yang tinggal puing-puing tersebut.

Ia menambahkan, Untuk membangun kembali benteng "Anna" yang sudah luluh lantak itu dibutuhkan biaya yang cukup besar, dan dinas terkait akan membicarakan pembiayaan pembanguann kepada kepada bupati daerah ini.

Pihak BP3 Jambi juga akan berusaha memperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat untuk kegiatan pembangunan benteng "Anna"

, disamping usulan yang sama di pusat juga akan di ajukan oleh pemerintah setempat.

Tokoh Masyarakat sekaligus tokoh adat Kabupaten Mukomuko Darwis Rajo Lelo mengatakan, bahwa benteng ford van Anna digunakan oleh Iggris tempo lalu sebagai benteng pertahanan, selain ada satu benteng lagi yakni Fittoria sebagai gudang untuk penyimpangan barang logistik.

Ia menerangkan, awal dari kerusakan parah benteng "Anna" sejak sejumlah bahan meterial diambil oleh oknum tertentu, sehingga jumlah bangunan menjadi berkurang.

"Supaya wisata sejarah di daerah ini tetap dipertahankan harus ada perhatian dari pemerintah untuk membangunan kembali benteng "Anna" sebagai bukti sejarah peninggalan Inggris di daerah ini. (ANT/K004)

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2011

RI amankan 100 juta dosis vaksin Inggris AstraZeneca

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar