Palu (ANTARA News) - Polisi kembali menemukan dua pucuk senjata rakitan laras panjang, tiga bom rakitan, tiga buah magazine dan puluhan peluru berbagai kaliber dalam sebuah operasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat.

Kapolres Poso AKBP Pulung Rohmadianto yang dihubungi dari Palu, Jumat, mengatakan penyisiran dilakukan oleh gabungan anggota Densus, Sabhara Polres Poso, Brimob Polda Sulteng, dan Reskrim Intelkam setelah mendapat laporan dari warga.

"Barang bukti itu ditemukan di salah satu kebun milik Parmo, di Desa Lape, tepatnya di atas bronjong batu," kata Pulung.

Dia mengatakan, barang tersebut ditemukan dalam karung beras ditutup seng multiroof.

Kapolres mengatakan, penyisiran dilakukan dari arah Desa Pinedapa di kebun belakang salah satu rumah ibadah menuju Desa Lape, Kecamatan Poso Pesisir. Penyisiran mulai dilakukan pukul 09.00 WITA hingga pukul 10.00 WITA.

Dari hasil penyisiran itu, ditemukan barang bukti berupa dua buah senjata rakitan laras panjang, satu buah popor senjata, tiga buah bom rakitan dililit lakban warna kuning, tiga buah magazine SS1, 58 butir peluruh kaliber 5,56 milimeter, 51 butir peluru jenggel, dan satu buah ikat pinggang.

Pulung mengatakan, penyisiran dibantu oleh salah seorang warga sekaligus sebagai penunjuk jalan yang diduga mengetahui adanya penyimpanan senjata dan bom rakitan tersebut.

Menurut Pulung barang bukti tersebut telah diamankan oleh tim identifikasi di Markas Komando Polres Poso. Sementara tiga buah bom rakitan diamankan oleh tim gegana Brimob Polda Sulteng yang disiagakan di Poso selama ini.

Pada Selasa (7/6) di Desa Lape polisi juga mengamankan tiga buah senjata laras panjang serta puluhan amunisi kaliber 5,56 milimeter sebanyak 51 butir, kaliber 7,62 x 51 sebanyak 17 butir dan kaliber 7,62 x 63 sebanyak 10 butir,

Penemuan itu dilakukan setelah polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan penembakan tiga polisi di Palu, 25 Mei lalu yakni AM alias PE, ZH, MS alias PA.

Peristiwa penembakan tiga polisi yang sedang berjaga di kantor BCA Palu tersebut menewaskan dua orang polisi berpangkat Bripda dan satu orang polisi lainnya luka.(*)

(T.A055/S019)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011