Jakarta (ANTARA News) - Acer Inc memangkas target pengiriman tablet tahun ini sebesar hampir 60 persen dan mengharapkan pengiriman notebook lebih rendah dalam upaya pembuat PC nomor 2 dunia itu "membersihkan" akumulasi persediaan.

Acer, yang telah gagal mencapai angka perkiraan triwulanan terakhir dan ditinggalkan CEO-nya Gianfranco Lanci pada Maret lalu, mengharapkan bahwa pengiriman secara keseluruhan akan meningkat mulai kuartal ketiga.

"Kuartal ketiga akan jauh lebih stabil. Ini akan sama dengan kuartal kedua atau lebih baik," Chairman Acer JT Wang mengatakan dalam pertemuan pemegang saham Rabu sebagaimana dilaporkan Reuters.

"Kuartal keempat akan lebih baik lagi."

Menurut Wang, target baru pengiriman tahun ini menjadi 2,5 hingga 3 juta unit, jauh lebih rendah dari target yang ditetapkan pada awal tahun, 5 hingga 7 juta unit.

Acer mengharapkan dapat menjual 800 ribu unit tablet setiap triwulan pada triwulan kedua dan ketiga.

Dalam hal pengiriman, Wang memperkirakan pada kuartal kedua akan jatuh kurang dari 10 persen dibanding kuartal sebelumnya, melebihi perkiraan.

Pada April lalu, produsen PC ini telah memangkas perkiraan pengiriman kuartal kedua menjadi 10 persen lebih kecil dari periode Januari-Maret, mengutip reorganisasi baru-baru ini, penyesuaian persediaan dan perlambatan musiman dalam industri PC.

Bulan lalu, Acer membukukan penurunan 29,2 persen dalam total penjualannya.

Saham Acer telah merosot 30 persen sejak 25 Maret, ketika perusahaan pertama kali memangkas outlook pendapatan dari produk PC kuartal pertama dan diikuti perubahan manajemen secara tiba-tiba.

Awal bulan ini Acer menyatakan akan menganggarkan biaya 150 juta dolar untuk menghapus-bukukan (write off) persediaan dan piutang ragu-ragu di Eropa, selain akan mengurangi 300 karyawannya di sana.

(S026/B010)

Penerjemah: Suryanto
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011