Surabaya  (ANTARA News) - Tim "rukyatul hilal" (melihat hilal secara kasat mata) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur berhasil melihat "hilal" (rembulan pertanda pergantian kalender) untuk penentuan awal Ramadhan 1432 Hijriyah di Gresik dan Bangkalan.

"Hilal berhasil dilihat di Bukit Condro, Gresik, pukul 17.25 WIB dan di Pantai Gebang, Bangkalan, Madura," kata koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim HM Sholeh Hayat disela-sela menerima laporan dari cabang NU se-Jatim di Sekretariat PWNU Jatim, Minggu petang.

Ia menjelaskan tim rukyatul hilal PWNU Jatim yang berhasil melihat hilal di Gresik adalah Solehudin, Muhyidin, dan Imamudin, sedangkan tim di Bangkalan adalah Mashudi dan Abdul Wahid.

"Untuk lokasi lain melaporkan gagal melihat hilal, seperti tim di Pamekasan, Pantai Serang Blitar, Kalbut Situbondo, Pantai Giliketapang Probolinggo, dan Kencong Jember mengalami kegagalan karena terhambat cuaca mendung," katanya.

Lain halnya dengan tim di Tanjungkodok Lamongan yang cuacanya cerah tapi juga tidak berhasil, sedangkan di Pantai Nambangan Kenjeran Surabaya juga cuaca berawan tapi gagal melihat hilal.

Menanggapi hasil itu, Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar kepada ANTARA menjelaskan keberhasilan itu berarti Minggu (31/7) malam umat Islam sudah harus melaksanakan shalat tarawih.

"Senin (1/8) dinihari juga sudah sahur untuk memulai berpuasa," kata pengasuh Pesantren Miftachussunnah, Kedungtarukan, Surabaya itu.

Menurut dia, hasil tim PWNU di Gresik dan Bangkalan itu segera dilaporkan ke PBNU untuk dijadikan bahan Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadhan 1432 Hijriyah yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama RI.

"Kami sudah mengeluarkan surat instruksi rukyatul hilal nomer 1321 kepada cabang NU se-Jatim pada 19 Juli lalu dan alhamdulillah ada dua tim di Gresik dan Bangkalan yang sukses," katanya.

Didampingi Ketua Lajnah Falakiyah PWNU Jatim Dr H Abd Salam Nawawi M. Ag, ia menjelaskan di Jatim ada 11 lokasi rukyat yang potensial untuk melakukan rukyatul hilal yakni adalah Tanjungkodok Lamongan, Bukit Condro Gresik, Pantai Serang Blitar, Pantai Ambet dan Pasean Pamekasan.

Lokasi lainnya, Pantai Gebang Bangkalan, Pantai Nambangan Kenjeran Surabaya, Pantai Selatan Malang, Pantai Giliketapang Probolinggo, Pantai Plengkung Banyuwangi, Pantai Pasir Putih Situbondo.

Secara terpisah, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur H Nadjib Hamid menegaskan bahwa hasil musyawarah ahli hisab Majelis Tarjib PWM Jatim pada 5 Juni 2011 menetapkan awal Ramadhan 1432 Hijriyah jatuh pada 1 Agustus 2011.

"Hal itu didasarkan pada perhitungan dengan sistem Hisab Hakiki dengan markas Tanjungkodok yakni ijtimak akhir sya`ban terjadi pada 31 Juli 2011 pukul 01.39.42 WIB-pukul 01.41.09 WIB," katanya.
(E011/S019)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011