Jakarta (ANTARA News) - Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty memperkirakan tim sepak bola Indonesia akan memenangkan pertandingan Pra Piala Dunia melawan Qatar pada 11 Oktober mendatang.

"Saya dukung Indonesia dengan skor 2-0 saat melawan Qatar nanti," kata Moriarty setelah bertanding futsal melawan tim Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, Kamis.

Moriarty yakin Indonesia dapat mengalahkan Qatar meskipun permainan lawan bertempo cepat karena Indonesia bermain sebagai tuan rumah.

Selain itu Dubes berharap suporter Indonesia mendukung pertandingan secara total dan mengurangi tindakan yang dapat merugikan tim nasional Tanah Air.

"Selain pemain yang berkualitas, Indonesia juga punya suporter sepak bola yang hebat," kata Moriarty.

Moriarty berharap tim sepak bola Australia dalam waktu dekat dapat mengadakan pertandingan persahabatan dengan timnas Indonesia.

"Timnas Australia pasti akan senang melakukan pertandingan persahabatan dengan Indonesia, tapi berhubung masing-masing tim sibuk latihan dan ada berbagai pertandingan menjelang Piala Dunia 2014, maka jadwalnya akan kami atur kembali," kata Moriarty.

Sementara itu dalam pertandingan futsal persahabatan antara PP Muhammadiyah melawan Kedutaan Besar Australia, tim pimpinan Din Syamsuddin menumbangkan tim Kedubes Australia dengan skor 6-3.

"Pertandingan persahabatan ini menyimbolkan ikatan yang erat antara PP Muhammdiyah dengan Australia sebagai hubungan antar masyarakat internasional," kata Din.

Tim PP Muhammadiyah diperkuat oleh Din Syamsuddin, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Saleh Daulay, Wakil Sekretaris PP Muhamadiyah Abdul Mukti, Ketua Fraksi PPP DPR RI Asrul Azwar dan para pemain cadangan dari anggota organisasi Muhammadiyah.

Asrul Azwar menjadi pencetak gol terbanyak karena berhasil menciptakan tiga gol ke dalam gawang Australia.

"Pak Dubes bermain bagus dan berhasil memasukkan satu gol ke gawang Muhammadiyah," kata Din kepada Dubes.

(T.SDP-12/I015)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011