Bogor (ANTARA News) - Sekitar 200 orang mahasiswa menggelar aksi unjukrasa di depan Tugu Kujang, Jalan Pajajaran Kota Bogor, Kamis.

Dalam aksinya massa yang tergabung dari berbagai organisasi yakni KAMMI, HMI dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor, mengangkat isu reshuffle kabinet dan lemahnya kepemimpinan SBY-Boediono selama dua tahun ini.

"Selama dua tahun kepemimpinan SBY-Boediono hanya panggung sandiwara, syarat akan kepentingan politik menjelang pemilu 2014," ujar Maulana, Ketua Umum KAMMI Daerah Bogor, disela-sela aksi.

Dalam orasinya mahasiswa menuntut SBY dan Boediono mundur karena nilai gagal dalam memimpin pemerintahan. Reshuffle kabinet yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai hanya pengalihan isu saja.

Selain itu mahasiswa juga menuntut agar KPK menuntaskan kasus-kasus korupsi Century, Wisma Atlet dan Gayus.

"KPK harus menuntaskan kasus Century, karena sudah jelas-jelas SBY dan Boediono terlibat dalam kasus ini," kata Maulana.

Menurut Maulana, aksi mahasiswa akan terus berlanjut, rencananya KAMMI Bogor akan bergabung dengan mahasiswa dari Jabodetabek untuk melakukan aksi serupa di Jakarta.

Aksi massa berlangsung selama satu jam lebih. Selain berorasi, massa juga membagikan brosur kepada sejumlah pengendara motor.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian, dan menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Pajajaran dua arah padat merayap.

Usai berorasi di Tugu Kujang, massa melanjutkan aksi dengan melakukan long march ke Balai Kota Bogor. Hingga berita ini diturunkan massa sedang bergerak mengarah ke balai kota, akibatnya arus lalu lintas Jalan Pajajaran dari arah Terminal Baranangsiang menuju Kebun Raya Bogor macet.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2011