Kuala Lumpur (ANTARA News) - Tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 19 tahun saat berhadapan dengan timnas Makau bermain taktis dan terus memberikan tekanan baik pada babak pertama ataupun babak kedua sehingga menghasilkan kemenangan bagi timnas Indonesia dengan skor 3-0.

Dalam pertandingan yang berlangsung di stadium Petaling Jaya, Selangor, Rabu, timnas Indonesia menguasai jalannya pertandingan dan bahkan sepanjang pertandingan sepertinya bermain hanya setengah lapangan karena pemain lawan sulit untuk melepaskan diri dari kepungan pemain Indonesia.

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Cesar Manuel Payovich Perez yang berkebangsaan Uruguay mengatakan pertandingan ini cukup berat karena kondisi lapangan kurang baik akibat di guyur hujan dalam beberapa hari terakhir ini.

"Pertandingan hari ini sudah selesai, kini kita harus fokus karena akan berhadapan dengan timnas Australia yang tentunya sangatlah berat mengingat banyak pemain berkualitas di sana," ungkapnya.

Untuk itu, kata dia, setelah ini, kami akan makan bersama dan menonton dvd permainan timnas Australia tersebut.

Sementara itu, pertandingan antara timnas Indonesia dan Makau ini cukup menarik. Para pemain Indonesia tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan terus melakukan serangan-serangan berbahaya hingga ke jantung pertahanan lawan.

Banyak peluang tercipta untuk timnas Indonesia ini, namun penyelesaiannya kurang baik sehingga peluang yang seharusnya dapat menciptakan gol itu menjadi sirna dan sampai akhir babak pertama kedudukan masih 0:0.

Memasuki babak kedua, permainan timnas Indonesia terus meningkat. Serangan demi serangan terus mengalir dan akhirnya kerja sama yang baik dari pemain-pemain junior Indonesia ini membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. Di babak kedua tersebut, tiga gol berhasil dijaringkan oleh anak-anak muda Indonesia yang selama satu tahun ini berlatih di Uruguay.

Gol pertama Indonesia diciptakan oleh pemain bernomor punggung 19 yaitu Novri Setiawan pada menit ke 46. Selanjut gol kedua dan ketiga diborong oleh pemain nomor 7 yaitu Abdul Rahman Lestaluhu masing-masing pada menit ke 62 dan 78.

Sebenarnya, pada babak kedua juga banyak peluang tercipta yang seharusnya dapat menciptakan gol namun penyelesaiannya kurang cermat dan terkesan terburu-buru.

Seperti halnya peluang terhadap pemain nomor 29 yang sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang Makao nanum tendangannya terlalu pelan sehingga bisa dihalau oleh pemain lawan.

Timnas Indonesia usia di bawah 19 tahun akan mengikuti babak kualifikasi kejuaraan Asia dalam grup G bersama China, Australia, Singapura dan Makau. Pada pertandingan dengan China berkesudahan dengan angka imbang 0:0.

Asisten Tim Manajer U-19 Indonesia, Eddi Elison mengatakan, target timnas U-19 yakni lolos dalam babak kualifikasi ini dan menjadi juara satu atau dua dalam grup G tersebut.

Dengan target tersebut tentunya timnas harus bertanding dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh menganggap enteng lawan karena lawan semuanya berat.

"Tentu semua lawan berat. Tapi ada keyakinan, tim U-19 Indonesia bisa meraih sukses karena ada keyakinan setelah melihat anak-anak berlatih baik di Uruguay maupun Dubai. Jadi harapannya kita harus lolos dalam babak kualifikasi ini," ungkapnya.

(T.N004)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011