Anies belum berencana tambah tiket mudik gratis

Anies belum berencana tambah tiket mudik gratis

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/4/2022). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

tingginya animo tersebut karena sudah dua tahun masyarakat tidak melakukan mudik akibat pandemi COVID-19.
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum berencana menambah tiket mudik gratis meski  animo peserta tinggi.

"Secara kuota, belum ada rencana (tambah tiket). Nanti kami pantau lagi," kata Anies di pendopo Balai Kota Jakarta, Selasa.

Sejak dibuka pada Sabtu (16/4) hingga Senin (18/4) atau baru tiga hari dibuka pendaftaran, Dinas Perhubungan DKI mencatat pendaftar sudah mencapai 6.500 calon pemudik.

Sedangkan total tiket mudik gratis yang disediakan mencapai 11.680 tiket bus.

Untuk tiket gratis untuk arus balik, Pemprov DKI menyediakan 8.000 tiket gratis sehingga total tiket gratis mudik dan balik Lebaran mencapai 19.680 tiket.

Anies menilai tingginya animo tersebut karena sudah dua tahun masyarakat tidak melakukan mudik akibat pandemi COVID-19.

"Kami bersyukur bahwa masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya dan memang ini sudah ditunggu sudah dua tahun, tidak mudik seperti 2019. Jadi kami apresiasi sekali," ucap Anies.

Sebelumnya, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Yayat Sudrajat menjelaskan laman pendaftaran www.mudikgratisdkijakarta.id, sempat mengalami gangguan karena diakses 4,8 juta orang.

Dinas Perhubungan DKI menyediakan 292 unit bus yang melayani 17 kota dari Jakarta untuk arus mudik dan 22 unit truk yang mengangkut 660 motor pemudik.

Sedangkan untuk arus balik, DKI menyediakan 200 unit bus dan sembilan truk yang mengangkut 270 motor pemudik.

Nantinya, sepeda motor akan diberangkatkan lebih dahulu sesuai terminal calon pemudik.

Pemprov DKI mengutamakan warga dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI mengikuti program mudik gratis.

Namun, tidak menutup warga non-KTP DKI untuk ikut asalkan masih tersedia kuota.

"Ini kan mengutamakan untuk KTP DKI. Kalau pun ada yang di luar KTP DKI tetap kami terima selama kuota masih ada," imbuh Yayat.

Adapun 17 kota dan kabupaten tujuan arus mudik dan balik itu yakni Palembang, Lampung Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo.

Kemudian, Wonosobo, Yogyakarta,
Sragen, Wonogiri, Madiun, Kediri, Jombang dan Malang.

Sedangkan jadwal arus mudik dilaksanakan pada 26 April di Terminal Pulogadung dan 27 April di Terminal Pulo Gebang.

Untuk jadwal arus balik pada 7 Mei dari masing-masing lokasi menuju Terminal Pulogadung dan pada 8 Mei menuju Terminal Pulo Gebang.

Calon peserta dapat mendaftarkan diri daring melalui laman di www.mudikgratisdkijakarta.id atau melalui Whatsapp ke nomor 08-123-188-5758.

Peserta dapat mendaftarkan maksimal empat orang per Kartu Keluarga (KK) dan diutamakan bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Calon pemudik yang ingin mengikuti program ini diutamakan bagi mereka yang sudah menerima vaksin dosis tiga (booster), membawa sepeda motor, dan diutamakan yang akan melakukan perjalanan arus mudik serta arus balik ke DKI Jakarta.
Baca juga: Terminal Kampung Rambutan berencana buka gerai vaksinasi dosis ketiga
Baca juga: Jasa Marga rekonstruksi Tol Japek pastikan kenyamanan pemudik
Baca juga: Puncak arus mudik diperkirakan 24 Desember, arus balik 2 Januari 2021

 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar