Tuntang (ANTARA News) - Vita Kartanti Handayani (30) korban musibah kebakaran sebuah rumah dan warung makan di Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, hari Minggu, akhirnya meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya di RSUD Ambarawa. Orang tua korban, Sukardjo (40) ketika dimintai konfirmasi di Desa Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin, mengatakan, bayi yang masih tujuh bulan di kandungan itu tidak bisa tertolong karena kondisi Vita sendiri yang sangat parah. Ia mengatakan, tim medis telah berusaha menyelamatkan bayi yang di dalam kandungan masih berumur tujuh bulan, dengan cara dipacu, namun tidak berhasil. "Kondisi Vita sangat parah dengan luka bakar disekujur tubuhnya. Kondisi itu yang menjadikan dia tidak kuat," katanya. Ia mengatakan, jenazah Vita baru dimakamkan Minggu (19/2) malam, setelah suaminya Supriyanto (32) yang bertugas di Papua tiba di Desa Tuntang. Sementara itu ibu korban Yusnayah masih terlihat sedih dan shock dengan meninggalnya Vita Kartanti (30) tersebut. Sesekali ia tampak mengusap air matanya yang mulai membasahi pipinya, apabila teringat anaknya yang baru meninggal dunia tersebut. Seperti yang diwartakan, rumah di Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Jumat (17/2) dilalap "si jago merah", dengan korban seorang ibu muda yang baru hamil tujuh bulan. Ibu muda yang juga istri seorang anggota TNI itu mengalami luka yang cukup parah pada sekujur tubuhnya dan mendapat perawataan di RSUD Ambarawa.(*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2006