Kota Gaza (ANTARA/Xinhua-OANA) - Faksi Palestina yang bertikai, HAMAS dan Fatah, pada Minggu sepakat untuk membentuk komite gabungan guna mengakhiri penangkapan politik terhadap pendukung mereka.

Kesepakatan tersebut dicapai selama pertemuan antara para pejabat kedua gerakan itu di Jalur Gaza yang dikuasai Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS).

Kesepakatan tersebut bertujuan membangun kepercayaan lebih besar di antara kedua gerakan itu, setelah mereka sepakat untuk rujuk dan memulihkan persatuan politik di Jalur Gaza serta Tepi Barat Sungai Jordan.

Diab al-Louh, pejabat faksi Fatah --pimpinan Presiden Mahmoud Abbas, tak mengatakan secara khusus kapan komite tersebut dapat mengakhiri penangkapan yang berlatar belakang politik, demikian laporan Xinhua.

Al-Louh menambahkan para peserta berbicara tentang upaya untuk menghilangkan penghalang yang mencegah puluhan warga Jalur Gaza memperoleh paspor dari Pemerintah Otonomi Nasional Palestina, pimpinan Fatah, di Tepi Barat.
(C003)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011