Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla mengatakan, PMI berusaha untuk mencapai stok darah sebanyak 4,5 juta kantong pada 2012.

"Insya Allah tahun depan 4,5 juta kantong," kata Jusuf Kalla saat memberikan laporan dalam acara penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial kepada 1.329 donor darah sukarela di Jakarta, Selasa.

Penganugerahan tanda kehormatan itu diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jusuf Kalla mengatakan, kebutuhan darah rata-rata di Indonesia adalah 4,8 juta kantong per tahun.

Sebagian besar kebutuhan itu, atau 80 persen, dipenuhi oleh para donor sukarela. Sedangkan sisannya dipenuhi oleh para donor pengganti, yaitu para donor yang mendonorkan darah untuk anggota keluarganya.

"Kita berusaha keras agar donor sukarela lebih banyak lagi," katanya.

Jusuf Kalla mengatakan, PMI sat ini memiliki 212 unit donor di seluruh Indonesia. PMI akan mengoptimalkan unit-unit tersebut, sembari memperbaiki sistem donor darah.

Selain itu, PMI juga akan membangun unit donor darah di pusat-pusat perbelanjaan dan kampus-kampus.

Jusuf Kalla berharap pembangunan unit donor darah di pusat perbelanjaan dan kampus bisa mendorong generasi muda untuk menjadikan kegiatan donor darah sebagai salah satu gaya hidup.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial kepada 1.329 donor darah sukarela yang telah mendonorkan darah sebanyak 100 kali.

Presiden yang didampingi oleh Ani Yudhoyono memberikan anugerah itu secara simbolis kepada 20 orang donor.

Para donor darah yang mendapatkan penghargaan itu berasal dari 19 provinsi. Tiga provinsi yang paling banyak memiliki donor darah sukarela adalah Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Acara penghargaan itu dihadiri oleh para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, perwakilan dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC), serta perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC).
(F008)

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2011