Solo (ANTARA) - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dan calon istrinya Idayati melakukan gladi bersih menjelang pernikahan yang akan dilaksanakan di Gedung Graha Saba Buana Surakarta, Kamis (26/5).

Pantauan di Solo, Rabu keduanya terlihat hadir pada acara gladi bersih. Idayati yang mengenakan atasan model tunik hijau bermotif batik dan Anwar yang mengenakan atasan koko putih terlihat berbincang dengan sejumlah kerabat.

Meski demikian, tidak ada pernyataan resmi yang keluar dari keduanya kepada media.

Baca juga: Presiden Jokowi bakal jadi wali nikah Idayati dengan Ketua MK

Mengenai prosesi pernikahan, pihak jasa penyelenggara pernikahan yang diwakili oleh Dani Wigung mengatakan prosesi pernikahan dimulai dengan akad nikah pada pukul 09.00 WIB. Ia mengatakan pada prosesi tersebut diawali dengan pasrah tampi, yaitu penyerahan calon pengantin putra dari keluarga putra kepada keluarga putri.

"Kemudian dari keluarga putri akan menerima calon pengantin putra untuk dinikahkan dengan calon pengantin putri. Peraga-peraga ini sudah ada, setelah itu akan diagendakan kehadiran untuk peraga utama yang lain," katanya.

Pada proses penyerahan dan penerimaan calon mempelai ini akan diiringi dengan gending Ladrang Wilujeng dengan gamelan yang dibawakan secara langsung.

Selanjutnya, pengantin putra akan langsung menuju ke lokasi akad nikah, kemudian akan dihadirkan calon pengantin putri.

"Kemudian petugas doa, khotbah, datang saksi dari keluarga putra, keluarga putri, kemudian presiden datang terakhir sebagai wali nasab," katanya.

Sementara itu, ia meminta agar para tamu akad hadir pada pukul 08.30 WIB agar nyaman di tempat yang ditunjuk.

"Para ajudan dan aspri diharapkan datang jam 08.00 WIB untuk cek barcode untuk memastikan para pejabat duduk di mana, begitu pejabat datang langsung terarah ke tempat duduk," katanya.

Baca juga: Polresta Surakarta terapkan satu jalur pernikahan Ketua MK dan Idayati

Ia juga meminta kepada para tamu akad agar tidak mengajak putra-putrinya mengingat jumlah kursi saat akad yang terbatas, yakni 200 kursi.

"Kalau ikut putranya harus menunggu di luar. Untuk tamu khusus di akad nikah hanya yang punya barcode, hanya 200 kursi. Akad ketat karena ada RI 1 dan RI 2. Kalau di resepsi lebih longgar, tamu resepsi yang datang awal untuk melihat akad tidak bisa, harus menunggu di tenda atau pulang dulu karena durasi masih lama, jam 12.00 WIB," katanya.

Sebagai hiburan pada saat resepsi akan ada pertunjukan musik langsung dengan bintang tamu Judika.

Pada kesempatan yang sama, salah satu putri Idayati Septiara Silvani Putri berharap pernikahan tersebut langgeng dan bahagia.

"Mudah-mudahan ibu dan Pak Anwar selalu bahagia, langgeng, dan acara berjalan lancar. Kalau kenalnya beliau berdua dikenalkan oleh teman, ketemu beberapa kali, ngobrol dan cocok, kemudian ke jenjang yang serius. Kenalnya sudah lumayan lama, sejak tahun lalu," katanya.***3***
​​​​​​
Baca juga: Gibran benarkan kabar rencana pernikahan Ketua MK dengan adik Jokowi

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2022