Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik mengapresiasi inovasi teknologi yang digunakan KPU RI dalam pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

"Kami mengapresiasi inovasi teknologi KPU melalui Sipol yang telah membuat proses pendaftaran berjalan lebih efisien. Ini membuat kami makin mantap untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024," kata Mahfuz dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, Partai Gelora siap mendaftar ke KPU dengan unggahan data di Sipol dan dokumen yang lengkap. Mahfuz memastikan partai-nya akan mendaftar pada Minggu, 7 Agustus 2022.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras teman-teman di seluruh Indonesia, kami akan mendaftar dengan unggahan data dan dokumen yang lengkap," ujarnya.

Baca juga: Partai Buruh minta seluruh data yang sudah diunggah tampil di Sipol

Baca juga: KPU: Ada parpol yang mendaftar belum unggah Sipol 100 persen


Menurut dia, pemilihan hari pendaftaran di hari Minggu, agar suasana lebih santai dan tidak terburu-buru karena macet, sebab politik juga perlu suasana gembira.

Mahfuz menjelaskan, untuk keperluan pendaftaran, Partai Gelora mengajukan jumlah kepengurusan sesuai syarat minimal yang diatur dalam UU No. 2 tahun 2008 tentang Partai Politik.

"Setelah pendaftaran ini, kami akan menyiapkan diri untuk mengikuti proses verifikasi faktual dan melanjutkan input Sipol KPU berkelanjutan," katanya.

Dia menjelaskan, pendaftaran parpol merupakan peristiwa administrasi biasa, namun Partai Gelora juga ingin hari pendaftaran menjadi tanda mantapnya tekad kami untuk mengikuti Pemilu 2024.

Karena itu dia berharap suasana pendaftaran di KPU juga dirasakan oleh seluruh anggota Partai Gelora di seluruh Indonesia.

Baca juga: KPU RI terima permohonan pembukaan akses Sipol dari 47 parpol

Mahfuz merasa yakin Partai Gelora akan ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2024 pada 14 Desember 2022, usai KPU menyelesaikan proses verifikasi administrasi dan faktual seluruh partai politik.

"Langkah kecil kami ke KPU adalah awal langkah besar menuju Arah Baru Indonesia. Sudah saatnya Indonesia menjadi kekuatan utama dunia," ucapnya.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2022