Festival Musikal Indonesia sajikan kisah sejarah

Festival Musikal Indonesia sajikan kisah sejarah

Festival Musikal Indonesia (FMI). ANTARA/instagram.com/festivalmusikalid.

Jakarta (ANTARA) - Festival Musikal Indonesia (FMI) akan menyajikan berbagai kisah sejarah Indonesia mulai dari Cut Nyak Dien hingga cerita dari Flores.

Pentas seni itu diadakan pada tanggal 20-21 Agustus 2022 di Ciputra Artpreneur. Ada tujuh grup yang bakal pentas, yakni Artswara, EKI Dance Company, FlodanzSoka, Kampus Betawi, Jakarta Movin, Swargaloka, dan TEMAN Musicals.

Executive Producer dari Artswara, Maera Panigoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, menyampaikan pihaknya akan mengangkat tema "Dien", kisah kepahlawanan Cut Nyak Dien.

"Dien bakal jadi pentas musikal berformat acapella," katanya.

Baca juga: Festival Musikal Indonesia diharapkan jadi wadah kebaruan seni budaya

Sementara EKI Dance Company akan mengangkat lakon Ken Dedes. Penulis skenario dalam lakon Ken Dedes, Titien Wattimena menyampaikan akan mengangkat sisi lain dari Ken Dedes.

"Kali ini Ken Dedes tak hanya berbicara tentang kisah cinta Ken Dedes dan Ken Arok yang sudah melegenda, tapi juga tentang rahasia-rahasia dibalik itu, seperti ambisi, pengkhianatan, dan keberadaan seorang perempuan yang selama ini tak dibicarakan dalam kisah mereka bernama Ken Umang," tuturnya.

Kampus Betawi akan menyajikan kisah cinta dan persaudaraan dalam sebuah musikal yang berjudul Blood Brothers, TEMAN Musicals akan mengangkat kisah seorang tokoh aktivis era transisi orde lama, Soe Hok Gie. Swargaloka akan menyajikan musikal bertema Tahta Mas Rangsang.

Sementara FlodanzSoka menggarap tradisi Flores dan wilayah NTT lain dengan mengusung lakon Teka Iku Bo’a Ga’i, sosok pejuang Flores yang melawan penjajah.

Baca juga: Festival Musikal Indonesia bakal digelar pada 20-21 Agustus

Baca juga: Yogyakarta gelar Musikal Hanacaraka untuk bangkitkan sastra lokal


Sedangkan Jakarta Movin menghadirkan 9 Sembilu yang mengangkat petikan peristiwa perjuangan sembilan perempuan asal Kendeng yang menolak pembangunan pabrik semen di desa mereka.

Festival itu juga akan menampilkan Gigi Art of Dance (GAOD), Jakarta Musical Crew (Jaksical), Jakarta Performing Arts Community (JPAC), ASKARA dan Yayasan Prima Unggul (YPU), lima komunitas yang akan bermain di Panggung Karya. Selain itu, juga terdapat sajian kuliner khas Nusantara.

Festival Musikal Indonesia ini adalah festival musikal pertama di Indonesia yang direncanakan hadir sebagai festival tahunan.

Diharapkan Festival Musikal Indonesia akan menjadi festival yang dapat mengapresiasi kerja pelaku seni yang terlibat dalam pertunjukan musikal dari seluruh penjuru Indonesia. Tiket Festival Musikal Indonesia dapat diperoleh gratis sejak tanggal 8 Agustus melalui loket.com.
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar