Jakarta (ANTARA) - Aktor Indonesia Maxime Bouttier menceritakan pengalaman dan keseruan terlibat di film terbaru besutan Universal Pictures, "Ticket to Paradise", yang menampilkan George Clooney dan Julia Roberts sebagai pemeran utamanya.

Baca juga: Maxime Bouttier debut Hollywood hingga serial "Suka Duka Berduka"

Maxime mengungkapkan, ia tidak percaya bisa beradu peran dengan kedua idolanya, yakni Clooney dan Roberts. Sebagai penggemar trilogi film "Ocean's" (2001, 2004, dan 2007), bisa melihat dan beradu akting langsung dengan kedua aktor Hollywood tersebut bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan.

"Aku suka sekali dengan 'Ocean's Eleven' (2001). Aku ingat ketika kecil, menonton film itu di bioskop sebanyak lima kali, dan sangat suka dengan jajaran pemainnya, termasuk George (Clooney) dan Julia (Roberts). Aku selalu ingin menonton film dengan mereka berdua lagi, namun dengan medium yang lebih ringan," kata Maxime dalam jumpa media secara terbatas di Jakarta, Rabu.

"Dan fakta dimana aku bisa main (film) bareng mereka itu, lebih kayak, starstruck banget. Setiap hari, rasanya aku tidak percaya kalau beneran main (film) bareng mereka. Aku sangat bisa merasakan presence mereka (saat syuting)," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Maxime Bouttier debut di Hollywood lewat "Ticket to Paradise"

Masih bicara soal Clooney dan Roberts, Maxime mengungkapkan dirinya memberikan beberapa ide selama proses pengambilan gambar berlangsung, termasuk rekomendasi adegan yang semakin memperkuat dan menambah kesegaran cerita.

"Ada adegan dimana aku menggendong George (Clooney), dan itu merupakan ide dari aku. Aku tiga jam menggendong dia, dan aku tidak keberatan sama sekali, walaupun dia (Clooney) menanyakan apakah aku capai saat melakukannya," kenangnya sambil tertawa kecil.

Baca juga: "Kuntilanak 2" film horor pertama yang raih 1,7 juta penonton di 2019
(from left) Wren (Billie Lourd, back to camera), Gede (Maxime Bouttier) and Lily (Kaitlyn Dever) in Ticket to Paradise, directed by Ol Parker.

Meski mengambil latar di Pulau Bali, faktanya, "Ticket to Paradise" tidak melakukan proses produksi di sana, melainkan di Queensland, Australia. Hal ini dikarenakan situasi pandemi di tahun 2020 dan 2021 yang membatasi kegiatan berskala besar.

Saat disinggung soal hal tersebut, Maxime mengatakan, dirinya tetap merasa seperti di Pulau Dewata karena tim produksi bekerja keras untuk menghadirkan orang Indonesia, hingga riset terkait aspek budaya yang film coba hadirkan.

"Banyak orang Indonesia, dan aku merasa seperti berada di Bali. Ada juga yang membantu sutradara untuk aspek kultur-nya," kata dia.

Lebih lanjut, Maxime mengaku dirinya tidak terlalu kesulitan dalam memerankan tokoh Gede, yang merupakan seorang pemuda dari Bali yang bekerja sebagai petani rumput laut.

"Aku tinggal di Bali dari TK hingga SMA. (Terlibat di film ini) Membuatku merasa kembali ke akar budayaku. Aku juga bicara Bahasa Bali, yang tentu saja cukup tricky, namun aksennya masih ada di muscle memory aku. Selain itu, untuk menyesuaikan karakter Gede ini lebih ke kembali ke memory lane aku saja," jelas pria berdarah Indonesia-Prancis tersebut.

Sementara itu, "Ticket to Paradise" yang dibintangi Maxime, Clooney, Roberts, dan Kaitlyn Dever disutradarai oleh Ol Parker, merupakan sebuah film komedi romantis tentang cinta, keluarga, dan kejutan-kejutan di kehidupan.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 September 2022.


Baca juga: Demi "Kuntilanak 2", Maxime Bouttier rela pakai ini

Baca juga: Sering buka puasa di rumah, Maxime Bouttier jarang bertemu Prilly

Baca juga: "Kuntilanak 2" sajikan kisah horor dibalut drama dan petualangan

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022