Jakarta (ANTARA) - Lebih dari 60 persen dokter di Amerika Serikat (AS) melaporkan manifestasi burnout selama gelombang Omicron pada musim dingin 2021-2022, yang merupakan angka tertinggi sepanjang masa, menurut sebuah studi baru.

Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan oleh stres berlebih serta berkepanjangan.

Dipublikasikan di Mayo Clinic Proceedings, jurnal medis tinjauan sejawat bulanan yang berbasis di AS, studi yang dilakukan antara 9 Desember 2021 hingga 24 Januari 2022 itu menemukan hampir 63 persen dokter mengalami setidaknya satu manifestasi burnout pada 2021, dibandingkan dengan 38,2 persen pada 2020.

Studi tersebut juga menemukan bahwa kepuasan terhadap integrasi kehidupan dan pekerjaan turun dari 46,1 persen pada 2020 menjadi 30,2 persen pada 2021. Sementara itu, skor depresi rata-rata naik dari 49,5 persen pada 2020 menjadi 52,5 persen pada 2021.

Studi yang dilakukan bersama oleh para peneliti dari American Medical Association, Mayo Clinic, Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, dan Fakultas Kedokteran Universitas Colorado itu menyurvei hampir 2.500 dokter di Amerika Serikat.  


 

Pewarta: Xinhua
Editor: Desi Purnamawati
Copyright © ANTARA 2022