Kemarin, Komisi II monitoring Papua Barat hingga "dansa" politik

Kemarin, Komisi II monitoring Papua Barat hingga "dansa" politik

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan pada Rapat Konsolidasi Kepala Daerah PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022). (ANTARA/HO-PDIP)

Jakarta (ANTARA) - Beberapa berita politik kemarin, Kamis, menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari Komisi II DPR monitoring perkembangan tata ruang wilayah Papua Barat hingga Megawati minta kader PDIP tak lakukan "dansa" politik.
 
 
Berikut lima berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:
 
 
 
Komisi II DPR monitoring perkembangan tata ruang wilayah Papua Barat
 
Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja di Provinsi Papua Barat untuk monitoring perkembangan tata ruang wilayah guna pembangunan berkelanjutan di provinsi ini.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Mendagri: ASN harus tetap sebagai tenaga profesional di tengah pemilu
 
Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Tanah Air bahwa posisi mereka harus tetap sebagai tenaga profesional di tengah pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Ma'ruf Amin: Pandemi COVID-19 di Indonesia mengarah ke endemi
 
Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin, menyebut secara keseluruhan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mengarah ke endemi namun pemerintah tidak terburu-buru mengubah status itu.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Presiden minta Bawaslu RI tegas lakukan tugas pengawasan pemilu
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI melakukan tugas pengawasan pemilu secara tegas, termasuk dalam hal penegakan hukum berkenaan dengan pesta demokrasi lima tahunan tersebut, kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Megawati minta kader PDIP tak lakukan "dansa" politik
 
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta para kadernya tidak melakukan "dansa-dansa" politik terkait Pemilihan Umum 2024.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar