Jakarta (ANTARA) - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M Hendropriyono menerima penghargaan dari pemerintah Timor Leste.

"Terima kasih atas penghargaan yang diberikan semoga hubungan baik selalu terjalin antara Indonesia dengan Timor Leste, dan tentunya tidak hanya untuk bidang pertahanan," kata Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dipantau dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa di Jakarta, Selasa.

Penghargaan diterima Panglima TNI saat mengunjungi Timor Leste dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Falintil ke-47. Falintil atau Forcas Armadas Da Libertacao Nacional De Timor Leste merupakan pasukan angkatan bersenjata yang berjuang untuk pembebasan negara itu pada masa memperjuangkan kemerdekaan.

Sebagai pengingat dan bentuk penghormatan jasa para pahlawan atas bakti yang diberikan, maka setiap 20 Agustus diperingati sebagai HUT Falintil.

Baca juga: Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan ziarah ke tokoh nasional

Baca juga: Panglima TNI bahas kerja sama melibatkan 10 negara tetangga


Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta secara khusus memberikan penghargaan kepada Jenderal TNI Andika Perkasa, Jenderal Angus Campbell dan Laksamana Antonio Menuel Fernandes da Silva Ribeiro dengan menyematkan medali Ordem de Timor Leste.

Medali tersebut sebagai tanda kehormatan tertinggi yang diberikan kepada tokoh dan warga negara asing atas kontribusi signifikan bagi perdamaian dan stabilitas nasional yang diakui oleh Timor Leste.

Sementara itu, Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta mengatakan Timor Leste adalah negara yang damai dan tidak memiliki musuh serta permasalahan lain.

Kendati demikian, Timor Leste tetap melanjutkan dan mengembangkan pasukan dan sistem pertahanan negara tersebut.

"Tentara nasional harus tetap dijunjung tinggi kehormatannya dan memiliki kepercayaan dari masyarakat," kata dia.

Ia mengatakan Timor Leste memiliki hubungan yang erat dengan beberapa negara tetangga, misalnya, Indonesia, Australia dan Portugal terutama pada bidang pertahanan.

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2022