Manado (ANTARA) - Kepala Kanwil Kemenag Sulut H Sarbin Sehe mengatakan pihaknya mendorong agar aparatur sipil negara (ASN) terus meningkatkan pelayanan yang prima pada masyarakat.

"Meberikan pelayanan pada masyarakat bukan sekedar anggaran yang besar karena tidak mudah dalam pelaksanaan dan pengelolaannya, sehingga diperlukan kecakapan dan kredibilitas kita semua," kata Sarbin, di Manado, Kamis.

Kakanwil mengatakan pihaknya terus mendorong agar memperkecil ruang gratifikasi dan melayani pimpinan secara berlebihan sebab sejatinya seorang ASN adalah pelayan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, menurutnya rasa berhutang budi kepada negara perlu dipertajam sehingga tumbuh rasa ingin melayani dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara.

Sarbin menjelaskan reformasi birokrasi terus dilakukan dengan sistem keterbukaan.

Dengan demikian, katanya, masyarakat melihat dan memantau pergerakan Kementerian Agama, termasuk rencana kerja dan program-program yang akan dilakukan pada 2023.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat tersebut, diperlukan integritas dan dedikasi dalam pengelolaan dan pelaksanaan rencana kerja.

Diharapkan program-program yang dilaksanakan memberikan hasil yang bermanfaat bagi kepentingan publik.

Risiko jabatan publik pasti diawasi oleh pihak-pihak yang punya kepentingan yaitu masyarakat.

"Oleh karena itu saya mengajak mari kita lebih jujur, marilah kita lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas fungsi pelayanan," ajak Kakanwil.

Kakanwil juga meminta kepada seluruh ASN jajaran Kemenag Sulut untuk mempersiapkan dengan baik peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-77 yang akan digelar pada 3 Januari 2023.

"Persiapkan dengan baik peringatan HAB ke-77 nanti dan sebaiknya diperingati secara sederhana dengan kegiatan produktif seperti pemberdayaan madrasah atau lembaga pendidikan kita termasuk kegiatan bakti sosial kemanusiaan sebagai ungkapan rasa syukur dan solidaritas kita kepada sesama yang membutuhkan," pungkas Kakanwil.

Pewarta: Nancy Lynda Tigauw
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2022