Cianjur (ANTARA) - Perhimpunan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Jawa Tengah menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa 5.6 magnitudo Cianjur, Jawa Barat, berupa uang tunai sebesar Rp245 juta melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur.

Ketua PWRI Jateng, Hendro Martojo di Cianjur, Kamis, mengatakan donasi yang terkumpul merupakan sumbangan dari pengurus PWRI kabupaten/kota Se Jateng yang disampaikan langsung perwakilan pengurus provinsi pada Ketua PMI Cianjur dan jajaran pengurus.

"Meski getaran gempa Cianjur tidak sampai ke Jateng, namun getaran duka-nya sampai ke hati kami para pensiunan pegawai negeri di Jateng. Sehingga kami mengumpulkan donasi untuk meringankan duka saudara kami di Cianjur," katanya.

Hendro berharap bantuan berupa uang tersebut dapat disalurkan PMI Cianjur untuk korban gempa yang mengungsi di posko pengungsian terpadu atau tenda mandiri termasuk membantu meringankan beban anggota PWRI Cianjur yang juga terdampak.

Baca juga: PMI dirikan 150 hunian darurat untuk korban gempa Cianjur

Baca juga: Bantuan Kalbe Farma di Cianjur terus mengalir untuk ringankan korban


"Kami juga berharap pengurus dan relawan PMI sehat dan selalu dilindungi sang pencipta saat melakukan tugas kemanusiaannya. Kami hanya bisa membantu untuk meringankan beban saudara kami yang tertimpa musibah dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan seperti semula," katanya.

Bendahara PMI Cianjur, Nurkholis, mengatakan bantuan uang tunai yang diberikan PWRI Jateng akan segera disalurkan pada korban gempa Cianjur dalam berbagai bentuk layanan kemanusiaan termasuk logistik dan hunian darurat yang saat ini sangat dibutuhkan.

"Kami banyak menerima bantuan yang sudah dan akan disalurkan untuk korban gempa Cianjur mulai dari kebutuhan pangan, sandang dan uang tunai dari berbagai kalangan. Untuk uang tunai jumlahnya termasuk dari PWRI Jateng per hari ini, sebesar Rp 880 juta," kata Nurkholis.*

Baca juga: Pemkab Sleman serahkan bantuan uang Rp2 miliar ke Cianjur

Baca juga: Cianjur bantu anak-anak yang kehilangan orang tua akibat gempa

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2022