Kota Batu, Jawa Timur (ANTARA) - Dinas Usaha Kecil Menengah, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu menyatakan bahwa ada puluhan kios yang terdampak kebakaran Pasar Relokasi Kota Batu, yang terjadi pada Rabu (11/1) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kepala Dinas Usaha Kecil Menengah, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu Eko Suhartono di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis, mengatakan bahwa kurang lebih 50 kios tersebut memang tidak mengalami kerusakan, namun berada dekat dengan lokasi terjadinya kebakaran.

“Untuk yang berada di dalam garis polisi, kurang lebih 50 kios. Itu yang terdekat dengan lokasi kebakaran,” kata Eko.

Eko menjelaskan saat ini puluhan kios tersebut tidak beroperasi sejak terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan kurang lebih 20 kios tersebut. Sementara untuk para pedagang yang berada di luar garis polisi, saat ini masih bisa beroperasi atau membuka usaha mereka.

Baca juga: Sejumlah kios di Pasar Relokasi Kota Batu terbakar kerugian Rp250 juta

Sebagai informasi, sedikitnya 20 kios yang terbakar pada peristiwa sekitar pukul 19.00 WIB tersebut. Sebanyak 20 kios yang berada di Pasar Relokasi Kota Batu tersebut, ditempati oleh sebanyak sembilan orang pedagang.

Sementara para pedagang yang saat ini masih berjualan, lanjutnya, masih belum mendapatkan aliran listrik yang hingga saat ini masih padam. Sehingga, kios-kios yang dibuka tersebut merupakan para pedagang yang sementara waktu ini tidak membutuhkan aliran listrik untuk menjalankan usahanya.

“Untuk yang di luar garis polisi dan tidak membutuhkan listrik, hari ini buka. Tapi, untuk yang membutuhkan listrik, masih harus menunggu,” ujarnya.

Ia menambahkan pasokan listrik di Pasar Relokasi Kota Batu tersebut memang masih belum normal. Normalisasi aliran listrik tersebut masih menunggu hasil analisa tim terkait keamanan instalasi listrik usai terjadinya kebakaran tersebut.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, setelah analisa terkait keamanan jaringan instalasi listrik tersebut, akan segera dilakukan pembersihan sisa material kebakaran. Pihaknya masih menunggu keputusan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, pihak kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu.

“Kalau besok saya pikir bisa (buka), tapi bagi yang tidak membutuhkan listrik. Kalau untuk aliran listrik, masih menunggu perbaikan. Kapan waktunya, tim masih memastikan,” katanya.

Baca juga: Kementerian PUPR bangun pasar induk Kota Batu, perkuat ekonomi rakyat

Baca juga: Pasar rakyat di Malang Raya bisa terapkan ganjil genap saat PSBB


Pada Rabu (11/1) sekitar pukul 19.00 WIB, kebakaran terjadi pada puluhan kios yang berada di Pasar Relokasi Kota Batu. Proses pemadaman kebakaran tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dengan menerjunkan lima unit mobil pemadam milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu.

Dalam Pasar Relokasi Kota Batu tersebut, ada sekitar 3.200 pedagang. Mereka menempati lokasi sementara mulai akhir 2021, karena Pasar Besar Kota Batu tengah dibangun. Nantinya, para pedagang tersebut akan kembali menempati Pasar Besar Kota Batu.

Pasar Besar Kota Batu mulai dibangun pada Februari 2022 dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2023. Jumlah kios yang dibangun di Pasar Besar Kota Batu mencapai 1.733 unit dan lapak los sebanyak 1.033 unit.

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2023