Kupang (ANTARA) - Sebanyak enam warga negara asing (WNA) yang diduga berkewarganegaraan India terdampar di perairan kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.  

“Saya sudah mendapatkan informasi tersebut, dan diinfokan bahwa enam warga negara asing itu diamankan oleh Polres setempat pada pukul 09.00 WITA waktu setempat,” kata Kakanwil Kemenkumham NTT Marciana D Jone kepada ANTARA di Kupang, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa saat ini enam WNA yang diduga berkewarganegaraan India itu sudah berada di Mapolres Rote Ndao sejak pukul 13.53 WITA siang tadi.  

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa enam WNA yang diduga berasal dari India itu naik kapal dari Sulawesi dan diduga berkaitan dengan penyelundupan manusia.  

“Mereka berangkat dari Sulawesi kemudian tiba di Pulau Pasir, lalu diamankan petugas di keamanan perairan Australia. Mereka ditahan selama empat hari oleh petugas keamanan setempat,” ujar dia.  

Setelah empat hari, enam WNA itu lalu dikirim kembali ke wilayah Indonesia dan akhirnya terdampar di Rote Ndao,” tambah dia.
  
Dia menjelaskan bahwa petugas Imigrasi Kupang sudah diperintahkan untuk mendata sejumlah WNA tersebut dan pada Jumat (20/1) besok akan berangkat ke Rote Ndao.

Selain itu seperti biasa penanganan sejumlah WNA itu tambah Marci akan sama seperti penanganan yang dilakukan kepada 13 WNA asal Irak yang terdampar beberapa waktu lalu. 

Sementara itu Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Rote Ndao Ajun Inspektur Satu Anam Nurcahyo menyebutkan enam WNA yang diduga dari India itu antara lain Gurjot Singh, Satnam Singh, Karamjit Singh, Aman Singh, Satinder Pal Singh dan Harshadkumar Natvarlal.

Selain mengamankan enam WNA tersebut, aparat kepolisian setempat juga menangkap empat anak buah kapal (ABK) yang berasal dari Sulawesi Selatan.

“Empat WNI asal Sulawesi Selatan itu antara lain Zakir Daeng Lewa, Gasali, Daeng Sijaya dan Maks,” tambah dia.

Terkait apakah kasus ini berkaitan dengan penyelundupan manusia, pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan.

Baca juga: Wagub NTT usul ke Kemenkumham agar warga Timor Leste bebas visa

Baca juga: Kemenkumham revitalisasi empat pos imigrasi di NTT

Baca juga: Kanwil Kemenkumham NTT data 13 warga Irak terdampar di Rote Ndao

 

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2023