Beijing (ANTARA) - Data dari bank sentral China menunjukkan jumlah yuan digital yang beredar mencapai 13,61 miliar yuan (1 yuan = Rp2.200) pada akhir 2022.

Dengan menyertakan mata uang digital, M0 outstanding China, yaitu jumlah uang tunai yang beredar, mencapai 10,47 triliun yuan pada akhir tahun lalu, naik 15,3 persen secara tahunan (year on year/yoy), menurut People's Bank of China (PBOC).

Sebagai alat pembayaran yang sah dalam bentuk digital, yuan digital merupakan komponen mata uang China, sama seperti renminbi fisik.

"Penting untuk menggabungkan statistik dan analisis serta menerapkan manajemen keseluruhan dari kedua bentuk mata uang," kata Xuan Changneng, wakil gubernur PBOC.

Dengan berbagai skenario aplikasi, nilai transaksi, dan jumlah yuan digital yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sistem perhitungan dan manajemen relatif telah membaik, kata Xuan.

"Dimasukkannya yuan digital ke dalam M0 dapat mencerminkan skala mata uang yang beredar secara lebih akurat," katanya.

 

Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2023