Kebutuhan nakes di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu sebanyak 151 orang.
Kota Bengkulu (ANTARA) - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu menyebutkan pemerintah daerah setempat membutuhkan tenaga kesehatan (nakes) pada tahun 2023 sebanyak 252 orang.
 
Kepala BKD Provinsi Bengkulu Gunawan Suryadi mengatakan bahwa penentuan kebutuhan nakes pada tahun 2023 setelah pihaknya melakukan pendataan secara keseluruhan.
 
"Setidaknya 252 tenaga kesehatan untuk mengisi jabatan di empat fasilitas kesehatan di daerah ini," kata Suryadi di Kota Bengkulu, Jumat.
 
Dengan kebutuhan nakes sebanyak itu, Pemprov Bengkulu mengatakan bahwa pada tahun ini akan ada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
 
Selain membutuhkan nakes, pemprov setempat membutuhkan pegawai dari tenaga pendidik hingga teknis. Namun, dari formasi yang ada, baru formasi tenaga kesehatan yang telah didata.

Ia menyebutkan kebutuhan tenaga kesehatan pada tahun ini untuk laboratorium kesehatan daerah (labkesda) sebanyak 18 orang.
 
Berikutnya di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. M. Yunus Bengkulu sebanyak 151 orang, Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto sebanyak 58 orang dan sebanyak 25 orang di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
 
Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya belum mendapatkan arahan dari pemerintah pusat terkait dengan mekanisme perekrutan tenaga kesehatan melalui PPPK atau CPNS.
 
Sebelumnya, Pemprov Bengkulu melakukan penundaan pengadaan aparatur sipil negara (ASN) karena ketersediaan anggaran belanja pegawai yang minim.

Baca juga: Dinkes Sulsel siapkan penyebaran tenaga medis di KTI
Baca juga: Kemenkes minta daerah tempatkan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan

Pewarta: Anggi Mayasari
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2023