Pamekasan (ANTARA) - Manajemen Madura Unites FC akhirnya menerima permintaan pengunduran diri pelatih Fabio Araujo Lefundes menyusul empat kali kekalahan beruntun yang dialami dari putaran kedua BRI Liga 1 Indonesia 2022-2023.

"Pada pengajuan pengunduran diri kali ini manajemen langsung menyetujui, sehingga coach Fabio saat ini tidak lagi bersama Madura," kata Media Officer Madura United FC Ferdiansyah di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu malam.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina menyampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaannya di klub sepakbola berjuluk Laskar Sape Kerrap itu.

Ia mengatakan, Fabio memiliki peran penting dan jasa yang tidak bisa dilupakan dalam mengembalikan performa klub sepak bola itu. Sebelumnya Madura United FC sempat terpuruk hingga papan bawah.

"Dan berkat tangan dingin coach Fabio, Madura United berhasil merangsek ke papan tengah di akhir kompetisi kala itu," kata Annisa menceritakan.

Memasuki kompetisi 2022-2023, klub besutan Fabio Lefundes juga berhasil membawa Madura United FC ke papan atas dan bahkan menjadi pemuncak klasemen.

Hingga akhirnya, tragedi Kanjuruhan mengubah persepsi tentang kompetisi Liga 1 2022-2023 menjadi kompetisi tanpa degradasi, pertandingan tanpa penonton atau yang dibatasi, hingga perubahan jadwal yang sangat padat akhirnya menjadi titik balik performa klub.

"Terima kasih atas kebersamaan selama ini coach Fabio Lefundes," ucap Annisa.

Baca juga: Madura United kalah 0-1 lawan Borneo FC
Baca juga: Laga Madura melawan Persita di Pamekasan tanpa penonton

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Roy Rosa Bachtiar
Copyright © ANTARA 2023