Kami tidak mau buta dengan kekuatan tim lawan, sehingga terus memantau kelemahan dan kelebihan tim-tim yang menjadi rival agar bisa menerapkan strategi yang tepat,"
Malang (ANTARA News) - Hingga menjelang bergulir Inter Island Cup (IIC) 2012, Arema Indonesia masih belum menemukan kerangka tim yang pas untuk diturunkan pada ajang pramusim Liga Super Indonesia (LSI) yang mulai dihelat Januari 2013 mendatang

Namun setelah gagal meraih gelar juara Trofeo di Jakarta belum lama ini, Arema Indonesia membidik gelar juara IIC 2012.

Pelatih Arema Rahmad Darmawan di Malang, Senin, mengaku masih mencari komposisi tim dengan menempatkan pemain terbaik sesuai dengan posisinya yang tepat. Namun, katanya, ketika turnamen bergulir, pemain yang kondisinya paling fit yang akan diturunkan.

"Saya masih mengutak-atik kerangka tim terbaik karena nantinya juga akan diturunkan dalam kompetisi resmi setelah bergulirnya IIC dan dijadwalkan tuntas akhir tahun ini," katanya.

Rahmad mengatakan untuk menyiasati jadwal yang cukup padat, dirinya akan menyiapkan dua tim demi menjaga kebugaran dan kondisi fisik seluruh pemain karena setelah IIC tuntas akan dilanjutkan dengan kompetisi resmi LSI.

Arema akan memulai laga perdana di ajang IIC 2012, Sabtu (8/12), melawan Persela Lamongan. Sebagai tuan rumah grup C bersama Persipura Jayapura dan Persela Lamongan, Arema menargetkan sebagai juara grup.

Seharusnya dalam grup C ada empat tim yang bakal bertanding, namun Persiram Raja Ampat mengundurkan diri karena belum siap. Kabarnya, Persiwa Wamena yang bakal menggantikan posisi Persiram di grup C.

Selain masih mengutak-atik kerangka tim terbaik, Rahmad Darmawan juga terus memantau kualitas tim-tim yang menjadi lawannya di IIC 2012.

"Kami tidak mau buta dengan kekuatan tim lawan, sehingga terus memantau kelemahan dan kelebihan tim-tim yang menjadi rival agar bisa menerapkan strategi yang tepat," katanya.

Ia mengakui tim-tim yang menjadi satu grup dengan Arema (grup C) merupakan tim yang bagus dan kuat, sehingga para pemain harus ekstra waspada agar mampu meraih kemenangan di setiap laga.

Untuk menghadapi tim-tim tangguh tersebut, dirinya akan menyusun strategi dan taktik yang berbeda, apalagi setelah mengetahui kelebihan dan kelemahan lawan.

"Yang terpenting bagi kami, bagaimana bisa meraih poin maksimal dalam setiap pertandingan. Apalagi, dari serangkaian uji coba yang digelar, kemampuan dan kekompakan tim menunjukkan peningkatan cukup bagus," katanya.

(E009/M029)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2012