Bandung (ANTARA) -
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mengirimkan bantuan berupa logistik bagi warga terdampak banjir bandang luapan aliran air Kali Cinanggung, di Desa Sadeng, Kabupaten Bogor.
 
"Untuk stok penyangga kita sudah simpan di kabupaten/kota. Itu digunakan saat keadaan darurat seperti banjir bandang di Leuwisadeng, Bogor. Jadi, bantuan berupa logistik, seperti makanan, peralatan sudah kita kirimkan," kata Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat ketika dihubungi di Bandung, Jumat.

BPBD Provinsi Jawa Barat, kata Hadi, telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor dan telah melakukan asesmen. "Informasi terakhir yang kami peroleh, teman-teman di BPBD Kabupaten Bogor, di lokasi sedang dilakukan pembersihan," kata dia.

Baca juga: Pemkab Bogor: 1.001 jiwa terdampak banjir bandang di Leuwisadeng
 
Sementara itu, Pelaksana tugas Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan pihaknya telah berkeliling ke lokasi bencana banjir bandang tersebut. "Ini merupakan bencana yang cukup besar, yang pertama terjadi dalam beberapa tahun terakhir," kata Iwan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat 1.001 jiwa di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng terdampak banjir bandang luapan aliran air Kali Cinanggung. Sebanyak 1.001 jiwa tersebut terdiri atas 316 KK yang kediamannya terkena banjir bandang pada Senin (24/4) malam.
 
Mereka yang terdampak berada di Kampung Paku RT01, RT02, RI03, RI04 (RW04), RT02, RT03, RT04 (RW03) dan Kampung Cikadu RT01, RT02, RT03 (RW03).

Baca juga: BPBD Bogor: Dua jembatan rusak terseret arus Sungai Cidurian

Baca juga: Jalur Puncak-Cipanas tergenang banjir, pengendara diminta waspada
 
Lebih lanjut, Iwan mengatakan sebagian korban terdampak diungsikan sementara ke Masjid Baiturrahmah, tidak jauh dari lokasi banjir bandang. Masyarakat menangani sendiri material lumpur dari rumah mereka serta membersihkan barang-barang milik mereka.
 
“Saya datang agak telat, karena sehari melakukan asesmen, menghitung kerugian berapa yang harus kita bantu, termasuk juga membangun kembali tebingan yang rusak,” kata dia.

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2023