Seoul (ANTARA) - Bank sentral Korea Selatan dan Indonesia menandatangani nota kesepahaman pada Selasa untuk bekerja sama dalam meningkatkan penggunaan mata uang mereka untuk transaksi bilateral, seperti transaksi giro dan investasi langsung.

Kerja sama tersebut akan membantu dunia bisnis mengurangi biaya transaksi mereka dan paparan risiko nilai tukar dengan memungkinkan kuotasi nilai tukar langsung antara won Korea dan rupiah Indonesia dalam perdagangan antarbank, kata bank sentral dalam pernyataan bersama.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh para gubernur kedua bank sentral di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 di Incheon, Korea Selatan.


Baca juga: BI sosialisasikan penggunaan mata uang lokal kepada pengusaha China
Baca juga: BNI jembatani kerja sama pelaku usaha RI - Jepang melalui LCSF
Baca juga: BI dan Bank Negara Malaysia perbarui perjanjian swap bilateral

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2023