Jakarta (ANTARA News) - Data yang dihimpun oleh Global Adult Tobacco Survey (GATS) yang dilansir Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa 190.260 orang di Indonesia meninggal dunia akibat konsumsi rokok.

"Berdasarkan data yang dihimpun oleh GATS, berarti setiap harinya sekitar 500 orang meninggal di Indonesia akibat konsumsi rokok," ujar Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. Hasbullah Thabrany, pada jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Hasbullah menjelaskan bahwa rokok memang tidak secara langsung menjadi penyebab kematian seseorang, namun rokok terbukti menjadi penyebab utama berbagai penyakit kronis.

"Merokok itu menyebabkan orang sakit kanker, penyakit jantung bahkan menyebabkan terjadinya diabetes lebih awal. Dan bila diusut lebih lanjut oleh para dokter, penyebabnya adalah asap rokok," ujar Hasbullah.

Perihal asap rokok yang dikonsumsi oleh perokok pasif atau aktif, Hasbullan menyatakan bahwa Indonesia belum memiliki data pasti mengenai hal tersebut.

"Namun bicara soal rokok pasif, saya rasa di Indonesia semua orang sudah menjadi perokok pasif, karena perokok aktif merokok di mana-mana," demikian Hasbullah.

(M048)

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013