Chicago (ANTARA News) - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange (NYMEX) jatuh pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena aksi ambil untung setelah naik dua hari berturut-turut.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun 19,6 dolar AS, atau 1,17 persen, menjadi 1.662 dolar AS per ons.

Untuk Januari, harga emas turun 0,8 persen, menandai kerugian keempat bulan berturut-turut

Data ekonomi AS yang dirilis pada Kamis bervariasi: Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan klaim pengangguran awal naik 38.000 menjadi 368.000 disesuaikan secara musiman dalam pekan yang berakhir 26 Januari, tingkat tertinggi dalam satu bulan dan kenaikan terbesar sejak pekan setelah Badai Super Sandy.

Sementara Departemen Perdagangan mengatakan, pendapatan pribadi naik 2,6 persen disesuaikan secara musiman pada Desember, berkat kenaikan 34,3 persen dalam pendapatan dividen pribadi pada Desember, laju tercepat dalam delapan tahun, sementara belanja konsumen naik 0,2 persen, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Terlebih lagi, indeks pembelian manajer (PMI) Chicago naik menjadi 55,6 persen pada Januari, kinerja terbaik dalam sembilan bulan.

Analis pasar tidak memperkirakan harga emas naik dalam waktu dekat.

Perak untuk pengiriman Maret turun 82,6 sen, atau 2,57 persen, menjadi ditutup pada 31,351 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman April kehilangan 13,9 dolar AS atau 0,82 persen, menjadi ditutup pada 1,675.4 dolar AS per ons, demikian Xinhua melaporkan.

(A026/A026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013