Yerusalem (ANTARA) - Pusat Kebudayaan China di Kota Tel Aviv, Israel, pada Kamis (22/6) malam waktu setempat menggelar sebuah acara untuk merayakan Festival Perahu Naga. Kegiatan itu pun menarik perhatian 150 pengunjung dari berbagai negara.

Berasal dari China ribuan tahun silam, Festival Perahu Naga yang setiap tahun digelar untuk mengenang penyair patriotik China Qu Yuan (sekitar 340 SM-278 SM) pada 5 Mei dalam kalender lunar China, kini menjadi hari libur nasional ketika orang-orang menyantap zongzi atau penganan kukus yang terbuat dari beras ketan hingga menonton lomba perahu naga.

Berhiaskan lampion merah, pusat kebudayaan tersebut dipenuhi dengan suasana festival tradisional China yang semarak.

Melilitkan beberapa daun bambu membentuk kerucut, para pengunjung mengisinya dengan beras ketan dan kurma China untuk membuat zongzi.

Selain mencicipi makanan tradisional China ini, para pengunjung juga diberikan pengarahan tentang sejarah, budaya, dan pengetahuan rakyat terkait festival tersebut.

Penampilan para penggemar Taiji dan alat musik tradisional China juga mendapat tepuk tangan meriah.
 
   Seorang anak perempuan mengambil zongzi atau penganan kukus yang terbuat dari beras ketan saat perayaan Festival Perahu Naga pada Pusat Kebudayaan China di Kota Tel Aviv, Israel, Kamis (22/6) malam.


Saat berpidato di acara itu, Liu Song, Menteri Konselor Kedutaan Besar China di Israel, mengatakan hidup bahagia dan keharmonisan sosial adalah aspirasi umum masyarakat di seluruh dunia, termasuk warga China, dan Festival Perahu Naga mewakili aspirasi tersebut.

Tahun ini menandai peringatan 31 tahun terbentuknya hubungan diplomatik antara China dan Israel. Hubungan bilateral itu kini berdiri di titik awal sejarah baru dan menghadapi berbagai peluang pembangunan baru, dengan prospek luas untuk kerja sama yang saling menguntungkan, kata Liu.
 

Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2023