Guangzhou (ANTARA) - Konstruksi sebuah kapal serbaguna untuk penelitian ilmiah laut dalam dan penyelidikan arkeologis telah dimulai di Kota Guangzhou, China selatan.

Kapal serbaguna yang dipatenkan tersebut memiliki banyak fungsi, termasuk navigasi air tak terbatas, penyelaman dalam berawak, eksplorasi laut dalam, dukungan operasi komprehensif, serta muatan keselamatan yang berat.

Para ilmuwan dapat menggunakan kapal itu untuk mengambil sampel dan data penelitian geologi laut dalam, lingkungan, serta ilmu kehidupan.

Kapal tersebut juga menawarkan panduan disipliner dan dukungan operasi bawah air untuk arkeologi laut dalam, menurut Institute of Deep-sea Science and Engineering di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (CAS) selaku penyandang dana proyek kapal tersebut.

Lembaga penelitian tersebut juga menyoroti kemampuan kapal untuk memecah es bagi ekspedisi kutub saat musim panas. Kapal tersebut juga dapat mendukung operasi bawah air berawak maupun nirawak di wilayah kutub.

Dengan panjang desain 103 meter dan berat benaman sekitar 9.200 ton, kapal baru itu memiliki jangkauan maksimum 15.000 mil laut, serta dapat menampung 80 orang di dalamnya. Kapal itu dijadwalkan akan mulai beroperasi di laut setelah rampung pada 2025.


 

Pewarta: Xinhua
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2023