Saya menginstruksikan seluruh camat untuk mendata dan memfasilitasi para petani di masing-masing daerahnya agar memiliki kartu tani, karena secara otomatis akan mendapatkan manfaatnya
Purwakarta (ANTARA) - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menginstruksikan seluruh camat di wilayahnya untuk mendata dan memfasilitasi petani di masing-masing daerahnya agar memiliki kartu tani yang bermanfaat bagi petani.

"Saya menginstruksikan seluruh camat untuk mendata dan memfasilitasi para petani di masing-masing daerahnya agar memiliki kartu tani, karena secara otomatis akan mendapatkan manfaatnya." katanya, di Purwakarta, Sabtu.

Menurut bupati, kepemilikan kartu tani itu penting, karena petani bisa dibantu jika mengalami kendala selama mengelola lahan pertaniannya.

Dengan memiliki kartu tani, kata dia, petani bisa dibantu meningkatkan produktivitas lahan pertaniannya sehingga tingkat kesejahteraan mereka bisa meningkat.

"Saya harap semua petani di Purwakarta bisa memiliki kartu tani. Karena itu memberi manfaat besar dalam mengelola lahan pertaniannya. Untuk itu, saya minta seluruh camat mendata dan memfasilitasinya, kemudian dikoordinasikan dengan ke Dinas Pangan dan Pertanian," katanya.

Bupati menyebutkan, manfaat yang bisa diperoleh petani jika memiliki kartu tani tidak hanya mendapat kepastian subsidi harga pupuk. tapi juga bisa mendapat bantuan bibit padi berkualitas, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian.

"Semua fasilitas itu untuk mendukung petani bisa bekerja secara maksimal, agar bisa menghasilkan produktivitas tinggi," katanya.

"Muaranya adalah terciptanya ketersediaan pangan rakyat dan menguatnya ketahanan pangan daerah dan nasional," kata Anne.

Sementara itu, sepanjang Januari-Juli 2023 produksi padi mencapai 178.072 ton yang setara dengan 114.162 ton beras.

Sedangkan pada Agustus ini diperkirakan panen padi di wilayah Purwakarta digelar di areal sawah seluas 4.396 hektare dengan produksi 23.897 ton gabah kering giling dan produksi beras 15.320 ton.

Baca juga: Dinas Pertanian Purwakarta dorong petani terapkan sistem korporasi

Baca juga: Petani Purwakarta diimbau tak tebang pohon manggis tua, ini alasannya

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2023