Jakarta (ANTARA News) - Kepala Badan Pengkajian Iklim dan Mutu Industri Arryanto Sagala mengimbau peneliti bidang industri untuk menerapkkan prinsip inovasi dalam meningkatkan persaingan global yang semakin ketat.

"Kita menyadari bahwa hasil Litbang yang dihasilkan belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan kata lain susah dikomersialisasikan," kata Arryanto dalam pembukaan pameran hasil litbang industri bertema "Peran Balai Litbang dalam Mendukung Daya Saing Industri Nasional" di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa.

Arryanto menambahkan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks juga mendorong perubahan pasar yang cepat dan tekanan dari persaingan global sehingga dibutuhkan inovasi agar produk-produk itu segera dikomersialisasikan.

"Para peneliti sejak awal perlu bekerjasama dengan dunia industri untuk mencari berbagai permasalahan apa yang dihadapi mereka," katanya.

Prinsip inovasi diantaranya meningkatkan kualitas produk, meminimalisasi jumlah energi dan limbah dalam proses produksi serta mensubstitusi ketergantungan impor bahan baku atau bahan penolong dari berbagai kelompok industri.

"Bahan baku impor itu selama ini terus meningkat, karena itu harus kita batas dalam rangka menghemat devisa negara," katanya.

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2013