Jakarta (ANTARA News) - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu ini akhirnya menyita enam mobil yang diduga terkait tindak pidana pencucian uang untuk kasus kuota impor daging sapi dengan tersangka mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq.

"Iya benar. Tim Penyidik KPK sekarang sudah berada di Kantor DPP PKS melakukan penyitaan atas enam mobil yang diduga terkait dengan LHI itu," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Rabu.

Keenam mobil yang sempat disegel oleh KPK sejak Jumat (3/5) itu adalah Volkswagen Carravelle dengan nomor polisi B-948-FRS yang dimiliki atas nama Ali Imron yaitu ajudan Luthfi. Kemudian Mazda CX9 nomor polisi B-2-MDF atas nama Luthfi dan Toyota Fortuner B-544-FRS atas nama orang dekat Lutfhi yaitu Ahmad Zaky, Nissan Navara yang mencatut nama Rantala Sikayo serta Pajero Sport dan Mitshubisi Grandis.

Enam mobil tersebut rencananya akan dibawa oleh penyidik KPK dari kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan ke kantor KPK.

Para penyidik KPK tidak hanya melakukan penyitaan, namum juga melakukan penggeledahan di kantor DPP PKS tersebut.

"Benar ada penggeledahan yang terkait dengan kasus LHI," kata Johan.

Namun Johan tidak merincikan ruang mana yang digeledah oleh tim penyidik.

Tim penyidik KPK sejak Senin (13/5) sudah berencana melakukan penyitaan terhadap keenam mobil yang diduga terkait dengan Luthfi Hasan, namun batal dengan alasan jadwal yang padat.

"Penyidik KPK batal melakukan penyitaan terhadap enam mobil yang diduga terkait LHI (Luthfi Hasan Ishaaq), karena sampai sore penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan belum selesai," kata Johan Budi.

Pewarta: Maria Rosari
Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2013