Yogyakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Inspektur Jenderal Polisi Suwondo Nainggolan meminta seluruh laskar partai politik di daerah setempat bersepakat menghindari bentrokan saat memasuki tahapan Pemilu 2024.

"Saya mengajak teman-teman semua untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 yang meriah, akan tetapi jangan sampai ada bentrokan," kata Suwondo dalam acara Silaturahmi Laskar Parpol se-DIY dengan TNI-Polri di Yogyakarta, Rabu.

Di hadapan seratus lebih laskar parpol, Suwondo berpesan agar seluruh pihak sepakat dan tetap tunduk terhadap siapa pun pemimpin yang nanti terpilih dalam kontestasi Pemilu 2024.

"Setelah quick count (hitung cepat) nanti, saya harap kita bisa berkumpul lagi dalam keadaan suka cita tanpa adanya korban," katanya.

Baca juga: Bawaslu-Polda DIY awasi hoaks dan ujaran kebencian jelang Pemilu 2024

Selain sebagai kota pariwisata, Kapolda juga mengingatkan bahwa Yogyakarta memiliki keistimewaan karena selama ini masyarakatnya bisa bersatu meski berasal dari latar belakang yang berbeda.

Menurut ia, perbedaan latar belakang tidak membuat masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta sulit berdialog.

"Di Yogyakarta, keamanan akan menjadi sangat penting sekali, berbeda dengan wilayah lain. Yogyakarta adalah kota wisata, kegiatan premanisme harus ditekan semaksimal mungkin," tambah Kapolda.

Oleh karena itu, Kapolda meminta para laskar parpol se-DIY turut serta mengawal keamanan serta menjaga situasi kondusif selama tahapan Pemilu 2024 yang akan berlangsung selama 220 hari.

"Intinya kita mendukung supaya dalam kampanye nanti dapat dikawal dan masyarakat juga merasa aman," kata Suwondo.

Baca juga: Gubernur DIY minta Satpol PP tingkatkan kesiapsiagaan jelang pemilu
Baca juga: Bawaslu RI sebut politik uang di DIY pada posisi rawan sedang
Baca juga: GIPI DIY berharap Pemilu 2024 jangan berdampak negatif bagi pariwisata

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2023