Beijing (ANTARA) - China akan memperluas cakupan institusi yang menawarkan layanan asuransi dwiguna (endowment) komersial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perawatan lansia yang beragam, menurut surat edaran yang dipublikasikan oleh regulator keuangan utama China pada Rabu (25/10).

Negara itu meluncurkan program percontohan layanan asuransi dwiguna komersial di Zhejiang dan Chongqing pada Juni 2021, dengan enam perusahaan asuransi berpartisipasi dalam program itu. Kemudian memperluas program percontohan tersebut secara nasional pada Maret 2022.

"Sejak peluncuran program percontohan tersebut, kemajuan bisnis secara umum stabil," kata Administrasi Regulasi Keuangan Nasional (National Administration of Financial Regulation/NAFR) China, seraya menambahkan bahwa program percontohan tersebut saat ini akan menjadi bisnis reguler yang dapat dioperasikan oleh perusahaan asuransi jiwa yang memenuhi syarat.

Sejumlah persyaratan untuk perusahaan asuransi yang diajukan oleh surat edaran tersebut termasuk ekuitas pemilik perusahaan pada akhir tahun sebelumnya tidak kurang dari 5 miliar yuan (1 yuan = Rp2.171) atau sekitar 696,52 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp15.869) dan tidak kurang dari 75 persen dari modal saham perusahaan.

Perusahaan asuransi yang memenuhi syarat dapat mempercayakan bank-bank besar, bank-bank saham gabungan, dan bank-bank komersial kota yang menyediakan layanan pensiun pribadi untuk mempromosikan dan menjual produk asuransi dwiguna komersial di wilayah operasi mereka, menurut dokumen tersebut.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2023