Padang (ANTARA News) - Warga Kota Padang, Sumatera Barat, khawatir terjadi gempa susulan pascagempa yang melanda Kota Painan berkekuatan 5,0 skala Richter pada Rabu sekitar pukul 21.25 WIB.

"Saya benar-benar trauma karena biasanya setelah gempa pasti ada susulannya," kata Ujang warga Lolong Padang, Rabu.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa dengan kekuatan 5,0 sr skala Richter (SR) tersebut berlokasi 1,58 lintang selatan (LS), 100,52 bujur timur (BT), berjarak 29 kilometer barat daya, Kabupaten Pensisir Selatan, dengungan kedalaman 28 kilometer.

"Gempa tersebut membuat kepanikan dan sebagian besar warga berhamburan keluar rumah takut tertimpa reruntuhan bangunan," ungkap Ujang.

Gempa berkekuatan 5,0 SR yang mengguncang Kota Painan tersebut hanya berlangsung selama beberapa menit saja. "Namun ada sebagian warga yang pergi ke pantai untuk melihat kondisi gelombang air laut pascagempa berkekutan 5,0 SR,"ujar Ujang.

Sementara itu Staf Observarsi BMKG Padangpanjang Syamsir menyatakan, gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan tidak menimbulkan gelombang tsunami.

"Kekuatan gempa hanya dalam skala kecil, tidak menimbulkan gelombang tsunami," kata dia.

Menurut dia, gempa yang terjadi di Painan tersebut juga dirasakan di Kota Padang, Padangpanjang, Kota Pariaman, serta Bukittinggi, Solok, Payakumbuh.

Berdasarkan laporan sementara, kata Syamsir, tidak ada rumah yang rusak serta tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut.
(KR-ZON/Z002)

Pewarta: Derizon Yazid
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013