Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan telah bekerja secara terpadu dan terintegrasi dengan pemerintah daerah dalam menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di berbagai tempat pembuangan akhir atau TPA sampah.

"Manggala agni yang selama ini tugasnya di kawasan hutan atau luar kawasan hutan, Ibu Menteri LHK telah memerintahkan untuk terintegrasi dengan tim di BPBD baik itu provinsi dan kabupaten, serta bekerja secara profesional," kata Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono di Jakarta, Senin.

Baca juga: BPBD tangani kebakaran di TPA sampah Jalupang Karawang

Tim manggala agni saat ini sedang berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi di TPA Rawa Kucing, Tangerang, Banten.

KLHK menekankan agar manggala agni terus terhubung dengan seluruh pemangku kepentingan agar kegiatan pemadaman api bisa berlangsung cepat.

Baca juga: BNPB siapkan helikopter water bombing tangani TPA Rawa Kucing

Lebih lanjut Bambang mengimbau pemerintah daerah untuk menumbuhkan kesedaran beralih dari pengelolaan TPA open dumping menjadi sanitary landfill untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di tempat pembuangan akhir sampah.

"Dari sisi kebijakan tinggal kesadaran dari semua yang terkait stakeholder untuk belajar dari pengalaman tersebut. Integritas untuk melaksanakan ketentuan perlu dikuatkan," ujarnya.

Baca juga: 450 personel gabungan tangani kebakaran di TPA Rawakucing

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 14 kejadian kebakaran tempat pembuangan akhir sampah terjadi sepanjang Juni hingga Oktober 2023.

BNPB menyatakan langkah pemadaman kebakaran TPA paling optimal adalah menjatuhkan bom air dengan helikopter dan melakukan teknologi modifikasi cuaca.

Baca juga: Pemkot Madiun tangani kebakaran sampah di TPA Winongo
Baca juga: Gerak cepat Pemkot Mojokerto tangani kebakaran TPA Randegan

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Tunggul Susilo
Copyright © ANTARA 2023