Jakarta (ANTARA) - Kota Solo, Jawa Tengah akan menutup rangkaian tur Trophy Experience Piala Dunia U-17 2023 dengan penyelenggaraan yang berbeda dan unik yaitu dengan memamerkan unsur yang kental akan nuansa tradisional.

Seperti perayaan di tiga kota sebelumnya, Jakarta, Bandung, dan Surabaya, kota yang juga menjadi tempat final Piala Dunia U-17 itu juga akan menyajikan berbagai pawai yang tidak kalah meriah dengan menampilkan unsur kekhasan setempat yang dapat dinikmati masyarakat pada Minggu (5/11) pukul 06.30 WIB, bersamaan dengan Car Free Day (CFD).

Deretan prajurit Pura Mangkunegaraan, penari Mangkunegaraan, drum band, hingga bintang-bintang klub Persis Solo bakal meramaikan sesi pawai tur Trophy Piala Dunia U-17 2023.

Gusti Kanjeng Mangkunegaraan juga akan hadir dalam rangkaian acara Trophy Experience tersebut.

"Solo akan menjadi kota spesial saat pelaksanaan Piala Dunia U-17 dan jadi sorotan dunia. Di Solo ada final dan acara selebrasi penutupan. Trophy Experience menjadi penanda kesiapan Solo jelang turnamen. Kami berharap dukungan masyarakat Solo, Jawa Tengah dan DIY untuk menyukseskan pelaksanaan Piala Dunia U-17," kata Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir yang juga bertindak sebagai Ketua Local Organizer Committee Piala Dunia U-17, melalui keterangan resmi, Sabtu.

Masyarakat di kota berjuluk Kota Batik itu akan bisa menyaksikan langsung piala prestius yang akan diperebutkan 24 negara tersebut di rute yang sudah direncanakan, mulai Jalan Diponegoro (Pasar Antik Triwindu) hingga Pura Mangkunegaraan (Gapura Ngarsopuro).

Trophy Piala Dunia U-17 di Solo nantinya akan dipamerkan di Pura Mangkunegaraan, di depan Gedung Kavallerie-Artillerie.

"Ini acara (Trophy Tour) pendukung di luar pertandingan yang melibatkan masyarakat luas dari berbagai kalangan. Secara infrastruktur Solo sudah siap. Untuk hal-hal pendukung lainnya, sambil jalan kami tuntaskan. Saya berharap dukungan masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan Piala Dunia U-17, bahu membahu,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Sementara itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solo siap menerjunkan ratusan atletnya untuk memeriahkan Trophy Experience Piala Dunia U-17 2023.

Ketua KONI Kota Solo, Lilik Kusnandar memaparkan bahwa pihaknya akan menurunkan kurang lebih 500 atlet dari 62 cabang olahraga.

"Acara Trophy Experience sarana tepat untuk sosialisasi pelaksanaan Piala Dunia U-17 di Kota Solo. CFD selama ini kan selalu ramai, masyarakat bisa terinformasi langsung tentang penyelenggaraan turnamen. Mereka bakal antusias lebih dekat trofi,” ucap Lilik.

Solo menjadi kota yang mementaskan persaingan penyisihan Grup B Piala Dunia U-17 2023 yang dihuni Spanyol, Kanada, Uzbekistan, dan Mali, dan juga satu laga Grup A antara Ekuador dan Panama. Semua laga itu akan dimainkan di Stadion Manahan.

Selain itu, kota Solo juga akan menjadi tempat berlangsungnya babak 16 besar, perempat final, semifinal, perebutan tempat ketiga, partai final, hingga upacara penutupan.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2023