Pekanbaru (ANTARA News) - Aktivitas penerbangan di Bandara Pinang Kampai di Dumai, Provinsi Riau, telah normal kembali setelah kebakaran lahan yang menimbulkan kabut asap pekat teratasi dalam sepekan terakhir.

Sejak Rabu (3/7/13) pesawat Sky Aviation sudah mendarat dan lepas landas seperti biasanya di Bandara Pinang Kampai, kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Pinang Kampai Catur Hargowo melalui telepon seluler kepada ANTARA di Pekanbaru, Kamis.

Pesawat jenis Fokker 50 disewa Pertamina itu terbang lima kali dalam sepekan dengan rute Pekanbaru-Dumai-Pekanbaru.

Pertamina Refenery Unit II Dumai juga menyewa pesawat milik Pelita Air jenis Fokker 100 dan menerbangi Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma ke Bandara Pinang Kampai Dumai sekali dalam sepekan.

Pesawat lain yang beroperasi di Dumai adalah pesawat Pelita Air yang disewa PT Chevron Pasific Indonesia dengan rute Jakarta-Dumai-Jakarta, lima kali penerbangan dalam sepekan.

"Tiga maskapai penerbangan yang disewa perusahaan minyak dan gas bumi yang beroperasi di Dumai serta satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara untuk mendukung kegiatan perusahaan," katanya.

Sejak 19 Juni lalu, ketiga maskapai penerbangan tersebut terpaksa menghentikan operasinal ke Dumai karena kabut asap tebal akibat kebakaran lahan dan hutan di delapan daerah di Riau.

Satgas Penanggulangan Bencana Asap menyatakan kabut asap beberapa waktu lalu menyelimuti delapan kabupaten dan kota di Riau mulai Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, dan Pekanbaru.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013