Dukungan dari Slovakia untuk OECD. Keanggotaan kita di OECD, dia (Deputi PM Slovakia) tadi mengatakan mendukung, support Indonesia
Bratislava, Slovakia (ANTARA) - Deputi Perdana Menteri Slovakia Denisa Sakova saat bertemu dengan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin memberikan dukungan kepada Indonesia untuk menjadi anggota Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Hal tersebut disampaikan Duta Besar RI untuk Slovakia Pribadi Sutiono usai mendampingi Wapres Ma’ruf dalam pertemuan tertutup dengan Deputi PM Sakova di Kantor Deputi PM Slovakia, Bratislava, Slovakia, Senin.

“Dukungan dari Slovakia untuk OECD. Keanggotaan kita di OECD, dia (Deputi PM Slovakia) tadi mengatakan mendukung, support Indonesia,” kata Pribadi dikonfirmasi usai pertemuan tertutup.

Pribadi mengatakan dukungan Slovakia cukup penting karena negara Eropa Tengah yang merupakan negara dengan keunggulan industri itu, adalah anggota OECD.

“Dukungan untuk Slovakia bagus, dukungannya berpengaruh, suara anggota-kan sagat mempengaruhi,” kata dia.

Selain terkait keanggotaan di OECD, Wapres Ma’ruf juga meminta dukungan Slovakia untuk negoisasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (I-EU CEPA). Negoisasi I-EU CEPA ini diharapkan selesai akhir 2023.

Indonesia memiliki kepentingan agar perjanjian tersebut segera rampung guna memangkas hambatan dagang dari Uni Eropa (UE) seperti hambatan mengenai tuduhan deforestasi dari UE, yang mengancam produk-produk pertanian Indonesia.

“Slovakia akan mencoba untuk membantu mempercepat, kan targetnya 2023 akhir. Janjinya mereka kan seperti itu,” kata Dubes Pribadi.

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin melakukan pertemuan dengan Deputi Perdana Menteri Slovakia Denisa Sakova di Bratislava, Slovakia, Senin (27/11/2023). (ANTARA/HO-BPMI Setwapres)

Wapres Ma'ruf dan Sakova juga membahas mengenai potensi investasi nikel di Indonesia, karena Slovakia saat ini sedang mengembangkan industri kendaraan listrik.

"Deputi PM Slovakia mengatakan dia akan menindaklanjuti. Kita sampaikan juga kita punya kandungan terbesar di dunia, jadi investasi nikel mereka akan tindaklanjuti, bahkan setelah selesai (pertemuan), Deputi PM minta ketemu saya untuk menindaklanjuti," kata Pribadi Sutiono.

Baca juga: Ma’ruf Amin ungkap kedekatan hubungan RI dengan Slovakia

Baca juga: Wapres minta PM Yunani jembatani produk sawit RI masuk ke Eropa

Baca juga: Wapres bahas penguatan hubungan bilateral RI dan Yunani


Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2023