Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap keamanan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas di musim mudik Lebaran April 2023 dapat kembali dicapai pada momentum Natal dan tahun baru kali ini.

"Itu menjadi kerja rutin pemerintah setiap tahun dan pada Lebaran yang lalu sudah mulai dirasakan tertibnya ya, aman, dan kita harapkan tahun ini juga," kata Ma'ruf Amin usai menghadiri acara Hari Pekerja Migran Internasional 2023 diikuti dalam jaringan (daring) Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan pemerintah sudah menyiapkan rencana pelayanan masyarakat menghadapi momentum libur Natal dan tahun baru 2024.

"Tapi secara umum, kita sudah punya langkah konkretnya untuk mengatasi berbagai kemacetan, keamanan," katanya.

Baca juga: Wapres ajak masyarakat ikut mitigasi kasus COVID-19 dengan vaksinasi

Baca juga: Wapres: Pemerintah terus pantau perkembangan COVID-19


Dalam kesempatan itu, Ma'ruf berharap peristiwa kecelakaan bus Handoyo di jalan Tol Cipali, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (16/12), yang mengakibatkan 12 orang penumpang meninggal dunia tidak kembali terulang.

"Jadi kemarin yang terjadi itu tentu sangat khusus, masalahnya itu ada kelalaian di mana," katanya.

Pemerintah memprediksi jumlah pemudik saat momentum libur Natal 2023 dan tahun baru 2024 akan meningkat sebesar 43 persen dibanding tahun lalu.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan akan ada 107 juta warga yang mudik di akhir tahun ini dengan situasi puncak mudik dan arus balik pada dua hari sebelum maupun sesudah libur.

Pemerintah telah memetakan sejumlah masalah yang berpotensi timbul saat penyelenggaraan mudik Natal dan tahun baru, berdasarkan evaluasi dari tahun sebelumnya, seperti kemacetan.

Seperti antrean kendaraan di Pelabuhan penyeberangan Ketapang Banyuwangi, simpul kemacetan jalan tol di sekitar area peristirahatan, tempat pariwisata, hingga imbauan untuk tidak menggunakan sepeda motor.

Baca juga: KAI: Belum ada regulasi prokes dari Kemenhub untuk penumpang kereta

Baca juga: Ditemukan 8 kasus COVID sepekan, Dinkes Bantul imbau prokes diterapkan

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2023