Bandung (ANTARA News) - Jenazah striker Pelita Bandung Raya Aboulaye Sekou Camara (27) rencananya akan diterbangkan ke Mali pada Senin (29/7) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Rencananya jenazah Camara akan diterbangkan Senin besok, sekitar pukul 22.00 WIB, saat ini masih dipersiapkan administrasinya," kata Humas Pelita Bandung Raya Budi Kresnadi di Bandung, Minggu.

Sekou Camara meninggal dunia akibat serangan jantung dalam latihan Sabtu malam pukul 23.48 WIB. Sekou yang sempat pingsan sempat dilarikan ke RS Halmahera Siaga yang berjarak sekitar satu kilometer dari Stadion Siliwangi Bandung, namun nyawanya tidak tertolong.

Jenazah mantan striker PSAP Sigli dan Persiwa Wamena itu disemayamkan di rumah duka RS Boromoeus Kota Bandung.

Sejumlah rekan Camara, sesama pemain Pelita Bandung Raya tampak hadir mendirikan shalat jenazah dan mendoakan arwah pemain berkostum nomor 9 itu.

Tampak pula rekan sekampung Camara di Mali yang juga striker Barito Putra, Djibril Corlibaly yang terbang langsung dari Kalimantan untuk melayat rekan sekaligus saudara senegaranya itu.

Ucapan bela sungkawa juga diterima tim Pelita Bandung Raya dari sejumlah elemen sepak bola nasional, serta melalui jejaring sosial tim yang bermarkas di Kota Bandung itu.

"Rencananya perwakilan dari manajemen akan mendampingi pengiriman jenazah ke Mali," kata Budi.

Terkait rencana keberangkatan tim Pelita Bandung Raya yang akan bertolak ke Pekanbaru untuk menghadapi PSPS Pekanbaru, menurut Budi belum ada konfirmasi dari manajemen.

"Ada wacana meminta penjadwalan ulang karena tim masih berkabung, namun masih dibicarakan. Rencananya tim akan berangkat Senin besok, namun saya masih akan konfirmasi ke manajemen," kata Budi Kresnadi menambahkan.

(S033/D011)

Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2013